Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan learning management system Moodle dengan model project based learning yang valid dalam meningkatkan hasil belajar kompetensi instalasi cloud storage siswa SMKN 1 Cerme. Metode penelitian yang digunakan adalah metode research and development (R&D). Model pengembangan yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE dengan desain pretest-posttest control group design. Instrumen penelitian meliputi validasi ahli, tes hasil belajar kognitif dan psikomotorik. Hasil validasi menunjukkan bahwa LMS Moodle memperoleh kategori ”sangat valid” dengan presentase 96,57% pada modul ajar, 86% pada materi, 98,33% pada media, dan 95,55% pada soal. Pada aspek kognitif, rata-rata nilai pada kelompok kontrol dari 57 menjadi 80,28 dengan kategori N-Gain sedang, sedangkan pada kelompok eksperimen meningkat dari 67,5 menjadi 88,75 dengan kategori N-Gain tinggi. Pengujian hipotesis menggunakan Independent Sample T-Test dan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok (Sig. 0,014 < 0,05). Pada aspek psikomotorik, nilai rata-rata posttest kelompok eksperimen sebesar 90,19 lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol sebesar 74,71. Pengujian hipotesis menggunakan Mann-Whitney U Test, menghasilkan nilai Sig. 0,001 < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan LMS Moodle berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kompetensi siswa, baik pada ranah kognitif maupun psikomotorik.
Copyrights © 2026