Pembahasan tentang sifat kalam Allah menjadi salah satu pembahasan penting dalam pemikiran Islam karena berkaitan langsung dengan cara memahami wahyu dan konsep ketuhanan. Dalam hal ini perbedaan pandangan antara Mu’tazilah dan Imam al-Ghazali menunjukkan adanya perbedaan cara memahami sifat kalam Allah. Penelitian ini membahas bagaimana konsep sifat Allah di pahami oleh Mu’tazilah dan Imam Al-Ghazali, sekaligus melihat persamaan dan perbedaan pandangan keduanya dalam menjaga prinsip tauhid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan metode kepustakaan, dengan sumber data berupa karya-karya klasik Mu’tazilah, tulisan Imam Al-Ghazali serta sumber bacaan lainnya. Data di analisis secara menjelaskan pandangan masing-masing kemudian membandingkan persamaan dan perbedaan nya.
Copyrights © 2026