Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pelestarian berbasis teknologi imersif melalui perancangan virtual tour dengan tampilan 360-degree panoramic view untuk merepresentasikan arsitektur Lunjuk Balak milik Buay Subing di Terbanggi Besar, Lampung. Lunjuk merupakan elemen utama dalam upacara Cakak Pepadun yang memiliki nilai simbolik tinggi, namun bersifat temporer sehingga kurang terdokumentasikan, baik secara arsitektural maupun digital. Kondisi ini menjadikan bentuk, fungsi, dan makna Lunjuk sangat rentan mengalami kepunahan dalam konteks sosial budaya. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini menerapkan pemodelan 3D terhadap struktur dan elemen simbolik Lunjuk yang kemudian diintegrasikan ke dalam virtual tour interaktif berbasis 360-degree panoramic view. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengeksplorasi ruang, material, struktur, serta konteks ritual Lunjuk secara visual dan spasial melalui platform digital yang dapat diakses secara luas. Hasil penelitian berupa prototype virtual tour berbasis web dan perangkat bergerak yang menyajikan representasi arsitektural beserta informasi naratif dan interpretatif pada tiap komponennya. Secara keseluruhan, temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan imersif berbasis teknologi digital dapat menjadi alternatif efektif untuk pelestarian dan edukasi arsitektur tradisional, sekaligus memperkuat peran arsitektur sebagai medium naratif yang menghubungkan bentuk ruang, nilai budaya, dan pengalaman kolektif masyarakat.
Copyrights © 2025