Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Fenomena Terbentuknya Ruang Spatio-Temporal Di Kawasan Stadion Pahoman Bandarlampung M. Shubhi Yuda Wibawa
JURNAL ARSITEKTUR Vol 9, No 2 (2019): Juli
Publisher : Universitas Bandar Lampung (UBL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1258.241 KB) | DOI: 10.36448/jaubl.v9i2.1259

Abstract

Aktivitas masyarakat Kota Bandarlampung yang semakin variatif membentuk hadirnya ruang-ruang publik yang tidak terencana. Ruang publik yang terbentuk hadir pada waktu-waktu tertentu. Dalam hal ini, ruang dan waktu mempunyai keterikatan yang kuat dalam kehidupan masyarakat perkotaan dan kebutuhan akan ruang publik. Dimensi waktu dalam konteks perancangan urban diistilahkan dengan “temporal”, sedangkan ruang yang dapat berfungsi mewadahi transformasi aktivitas sesuai dengan transformasi waktu disebut ruang “spatio-temporal”. Ruang spatio-temporal ini terlihat hadir di Kawasan Stadion Pahoman, Bandarlampung di mana kawasan ini mempunyai fungsi yang beragam sesuai dengan pergantian waktunya. Dengan menggunakan metoda fenomenologi, penelitian ini akan menganalisis ruang dan aktivitas apa saja yang terbentuk di kawasan Stadion Pahoman, dari pagi hingga malam dan dari Senin sampai Minggu. Hasil dari riset ini dapat digunakan sebagai acuan untuk mengembangkan kawasan Stadion Pahoman di masa mendatang.
Pengembangan Virtual Tour pada Prototype Lunjuk Balak Buay Subing Terbanggi Besar Menggunakan Teknologi 360-Degree Panaromic View Panji Kurniawan; M. SHUBHI YUDA WIBAWA; MOH. FAISAL FARIS; Puan Jati Megawati; Ahmad Baqir Adrian
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pelestarian berbasis teknologi imersif melalui perancangan virtual tour dengan tampilan 360-degree panoramic view untuk merepresentasikan arsitektur Lunjuk Balak milik Buay Subing di Terbanggi Besar, Lampung. Lunjuk merupakan elemen utama dalam upacara Cakak Pepadun yang memiliki nilai simbolik tinggi, namun bersifat temporer sehingga kurang terdokumentasikan, baik secara arsitektural maupun digital. Kondisi ini menjadikan bentuk, fungsi, dan makna Lunjuk sangat rentan mengalami kepunahan dalam konteks sosial budaya. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini menerapkan pemodelan 3D terhadap struktur dan elemen simbolik Lunjuk yang kemudian diintegrasikan ke dalam virtual tour interaktif berbasis 360-degree panoramic view. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengeksplorasi ruang, material, struktur, serta konteks ritual Lunjuk secara visual dan spasial melalui platform digital yang dapat diakses secara luas. Hasil penelitian berupa prototype virtual tour berbasis web dan perangkat bergerak yang menyajikan representasi arsitektural beserta informasi naratif dan interpretatif pada tiap komponennya. Secara keseluruhan, temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan imersif berbasis teknologi digital dapat menjadi alternatif efektif untuk pelestarian dan edukasi arsitektur tradisional, sekaligus memperkuat peran arsitektur sebagai medium naratif yang menghubungkan bentuk ruang, nilai budaya, dan pengalaman kolektif masyarakat.