Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Virtual Tour pada Prototype Lunjuk Balak Buay Subing Terbanggi Besar Menggunakan Teknologi 360-Degree Panaromic View Panji Kurniawan; M. SHUBHI YUDA WIBAWA; MOH. FAISAL FARIS; Puan Jati Megawati; Ahmad Baqir Adrian
Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik Dan Aplikasi Industri Fakultas Teknik Universitas Lampung Vol. 8 (2025): Prosiding Seminar Nasional Ilmu Teknik dan Aplikasi Industri (SINTA) 2025
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pelestarian berbasis teknologi imersif melalui perancangan virtual tour dengan tampilan 360-degree panoramic view untuk merepresentasikan arsitektur Lunjuk Balak milik Buay Subing di Terbanggi Besar, Lampung. Lunjuk merupakan elemen utama dalam upacara Cakak Pepadun yang memiliki nilai simbolik tinggi, namun bersifat temporer sehingga kurang terdokumentasikan, baik secara arsitektural maupun digital. Kondisi ini menjadikan bentuk, fungsi, dan makna Lunjuk sangat rentan mengalami kepunahan dalam konteks sosial budaya. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini menerapkan pemodelan 3D terhadap struktur dan elemen simbolik Lunjuk yang kemudian diintegrasikan ke dalam virtual tour interaktif berbasis 360-degree panoramic view. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengeksplorasi ruang, material, struktur, serta konteks ritual Lunjuk secara visual dan spasial melalui platform digital yang dapat diakses secara luas. Hasil penelitian berupa prototype virtual tour berbasis web dan perangkat bergerak yang menyajikan representasi arsitektural beserta informasi naratif dan interpretatif pada tiap komponennya. Secara keseluruhan, temuan penelitian menunjukkan bahwa pendekatan imersif berbasis teknologi digital dapat menjadi alternatif efektif untuk pelestarian dan edukasi arsitektur tradisional, sekaligus memperkuat peran arsitektur sebagai medium naratif yang menghubungkan bentuk ruang, nilai budaya, dan pengalaman kolektif masyarakat.
Kajian Citra Kota Bandar Lampung Berdasarkan Peta Kognitif Pengamat Tri Seprianto; Viata Viriezky; Puan Jati Megawati; Ahmad Baqir Adrian
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i1.3276

Abstract

Perkembangan kota-kota berkembang di Indonesia ditandai oleh dinamika pertumbuhan fisik, peningkatan mobilitas, serta intensifikasi aktivitas sosial dan ekonomi yang sering kali berdampak pada perubahan citra dan keterbacaan ruang kota. Kota Bandar Lampung, sebagai ibu kota Provinsi Lampung dan gerbang utama Pulau Sumatera, mengalami kondisi tersebut seiring pesatnya perkembangan kawasan pusat kota dan perluasan wilayah permukiman ke arah pinggiran. Ketimpangan penguatan elemen visual dan ruang publik antar kawasan berpotensi menimbulkan fragmentasi citra kota, sehingga persepsi masyarakat terhadap struktur dan identitas ruang cenderung terpusat pada area tertentu saja. Dalam konteks ini, pemahaman mengenai bagaimana pengguna kota memaknai, mengingat, dan merepresentasikan ruang perkotaan menjadi penting untuk mengungkap pembentukan citra Kota Bandar Lampung secara menyeluruh. Pendekatan cognitive mapping dipandang relevan karena mampu menangkap persepsi spasial, pengalaman visual, serta makna simbolik yang terbentuk melalui interaksisehari-hari masyarakat dengan lingkungannya. Melalui pendekatan tersebut, penelitian ini mengkaji citra Kota Bandar Lampung berdasarkan persepsi pengamat untuk mengidentifikasi elemen-elemen ruang yang dominan, sekaligus memahami hubungan antara struktur fisik kota, pengalaman sosial, dan pembentukan identitas perkotaan.
The Application of Tropical Architecture Principles for Sustainability in Residential Houses of Bandar Lampung, Indonesia Viata Viriezky; Tri Seprianto; Puan Jati Megawati; Ahmad Baqir Adrian
SARGA: Journal of Architecture and Urbanism Vol. 20 No. 2 (2026): July 2026
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/sarga.v20i2.3513

Abstract

The building construction sector accounts for 40% of global energy consumption, with a significant portion used for thermal comfort and lighting. As a tropical country, Indonesia faces challenges in achieving thermal comfort while utilizing natural lighting. An approach to addressing this issue is tropical architecture,  a design strategy that adapts to the tropical climate to enhance user comfort. Meanwhile, residential development continues to grow with population expansion, making house design a crucial aspect as it is a primary need. Therefore, this study examines the implementation of tropical architecture principles in residential buildings and aims to enhance occupant comfort and energy efficiency sustainably. The research employs observation and literature review methods to identify and analyze the application of tropical architecture. Two landed houses in Bandar Lampung were selected as case studies. The findings indicate that combining effective natural ventilation strategies and balanced natural lighting can contribute to occupant comfort and reduce building energy consumption. Additionally, the infiltration areas and the rainwater utilization can help mitigate runoff and improve energy efficiency. This study contributes to sustainable house design concepts to be contextually suited for the tropical climate and offers practical recommendations for architects and developers to support environmentally friendly housing development.