Pendidikan vokasi menuntut ketersediaan sarana praktik yang relevan dengan kebutuhan industri, namun SMKN 1 Merbau Mataram menghadapi kendala keterbatasan fasilitas praktik Energi Baru Terbarukan (EBT) yang menghambat pemahaman siswa secara komprehensif. Pengabdian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan dan penerapan media pembelajaran Trainer Hybrid EBT (PLTS dan PLTB) dalam meningkatkan kompetensi siswa jurusan Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL). Metode pelaksanaan dilakukan menggunakan pendekatan partisipatif melalui lima tahapan terstruktur: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Intervensi ini menggunakan alat peraga terintegrasi panel surya 10 Wp dan turbin angin 500 W untuk mensimulasikan sistem hibrida secara nyata. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman teknis siswa, mencapai persentase pemahaman 98% setelah pelaksanaan pelatihan. Program ini terbukti efektif menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik, serta mendukung kemandirian sekolah dalam menyelenggarakan pembelajaran berbasis energi hijau
Copyrights © 2026