Sebagai Ibukota Provinsi Bali, Kota Denpasar kini mengalami atau menghadapi sebuah tantangan berupa dinamika sosial yang signifikan akibat dari migrasi dan ledakan penduduk. Tentu, hal ini memunculkan sebuah dinamika sosial seperti isu-isu seperti keterbatasan lahan dan kemiskinan. Tidak menutup kemungkinan, timbul juga terjadinya ketimpangan sosial & tekanan sosial akibat pelaksanaan tradisi yadnya yang bersifat mutlak dan wajib dilaksanakan bagi umat Hindu. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan dan merancang Taman Prakerti di Denpasar sebagai solusi terpadu untuk mewadahi upacara yadnya dengan efisiensi ruang dan ekonomi. Pendekatan perancangan menggunakan tema "Adaptasi dan Eksistensi" dengan mengintegrasikan elemen arsitektur tradisional Bali, seperti Asta Kosala-Kosali. Kemudian, untuk konsep dirumuskan dengan pendekatan beberapa aspek terkait. Sehingga, menghasilkan suatu konsep Neo-Vernakular. Metode pengumpulan data mencakup observasi langsung, wawancara, studi literatur, dan studi preseden. Taman ini dirancang untuk mengatasi keterbatasan lahan, menyediakan fasilitas pelaksanaan yadnya, serta meningkatkan harmoni sosial melalui interaksi lintas budaya. Hasilnya adalah sebuah fasilitas yang tidak hanya memelihara nilai-nilai tradisional tetapi juga mendukung keberlanjutan ekonomi dan sosial khususnya bagi masyarakat Kota Denpasar.
Copyrights © 2025