Medication error merupakan kejadian yang merugikan pasien akibat pemakaian obat selama penanganan tenaga kesehatan, yang sebenarnya dapat dicegah. Peristiwa kesalahan pengobatan (medication error) dapat terjadi dalam tiap proses alur pengobatan, baik dalam proses prescribing, transcribing, compounding, dispensing, maupun administration. Medication error sampai saat ini tetap menjadi salah satu permasalahan kesehatan yang banyak menimbulkan berbagai dampak bagi pasien mulai dari risiko ringan bahkan risiko yang paling parah yaitu menyebabkan suatu kematian. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui adanya potensi medication error pada proses compounding dan dispensing pada apotek yang tersebar di kabupaten Bone Bolango. Metode yang digunakan adalah rancangan penelitian kualitatif deskriptif yang bersifat non-eksperimental. Penelitian ini dilakukan selama dua bulan dengan jumlah responden sebanyak 13 orang Apoteker atau Asisten Apoteker. Data hasil yang diperoleh dari lembar check list kemudian diolah dan dianalisis menggunakan software pengolah data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya potensi medication error proses compounding pada 3 parameter dan proses dispensing pada 5 parameter dengan masing-masing angka persentase tertinggi yaitu 57,1% dan 30,7%.
Copyrights © 2026