cover
Contact Name
Lisa Efriani Puluhulawa
Contact Email
lisaefrianip@gmail.com
Phone
+6282266476569
Journal Mail Official
Jccpjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Ir. H. Joesoef Dalie, Kota Gorontalo
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Journal of Community and Clinical Pharmacy
ISSN : -     EISSN : 3063296X     DOI : https://doi.org/10.70075/jccp.v1i3.133
Core Subject : Health, Education,
Farmasi Komunitas Layanan Kefarmasian/Pharmaceutical Care Farmasi Klinik Farmasi Rumah Sakit Managemen Farmasi
Articles 30 Documents
Gambaran Kinerja Instalasi Farmasi Rumah Sakit Swasta Menggunakan Metode Balaced Scorecard Dengan Perspektif Pertumbuhan dan Pembelajaran Serta Bisnis Internal Makkulawu, Andi; Yuliana, Besse
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 1 Edisi 1 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i1.2

Abstract

the hospital divisions that has an inseparable part of the hospital's healthcare system which is intact and oriented to patient care, providing quality medicine, and affordable prices for all levels of society. One of the measurements that can be carried out at the aforementioned pharmacy Installation is a balanced scorecard.The objective of this study is to measure the performance of the Pharmacy Installation of the site area with a balanced scorecard approach on the perspective of growth and learning and internal business. It used a type of non-experimental research design with a descriptive approach. Further, the object of the study employed staffing data in 2018, drug inventory reports, 2019 Formulary data, and supply data for Pharmacy Installation for a sample of 7 respondents and 100 prescriptions.The results show that in the perspective of growth and learning indicators the employee turnover rate of 28% is categorized as unideal; employee satisfaction is classified as satisfied with a percentage of 57,15%, and; the employee passion category is obtained by a percentage of 71,43%. The optimal internal business perspective is the average period of drug supply, while indicators that have not been maximized are the level of drug availability, formulary compliance, and prescription of expired drugs.
Studi Farmakovigilance Efek Samping Obat Herbal di Kelurahan Tamalate Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo dengan Metode Naranjo Giasi, Mohamad; Tuloli, Tety; Madania, Madania; Rasdiana, Nur; Makkulawu, Andi
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Edisi 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i2.4

Abstract

Studi pharmacovigilance atau farmakovigilans mengunakan alogaritma Naranjo yaitu mengenai keamanan dan efektivitas obat untuk meminimalkan risiko yang mungkin terjadi terkait dengan penggunaan obat-obatan herbal. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui efek samping yang di timbulkan oleh pengunaan obat herbal di masyarakat Kelurahan Tamalate Kecamatan Kota Timur Kota Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian obserfatif dengan desain penelitian cross sectional, yaitu didukung oleh data primer yang diperoleh langsung pada responden melalui pengisian kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 97 responden. Berdasarkan hasil yang telah didapatkan hubungan karakteristik responden dengan profil penggunaan obat herbal yaitu hubungan jenis kelamin dengan sumber informasi obat herbal, hubungan jenis kelamin dengan tempat memperoleh obat, hubungan usia dengan lama penggunaan obat herbal, hubungan usia dengan variasi penggunaan obat herbal, hubungan pendidikan dengan lama penggunaan obat herbal, hubungan pendidikan dengan jenis penyakit, hubungan pekerjaan dengan lama penggunaan obat herbal, hubungan pekerjaan dengan sumber informasi obat herbal, serta hubungan pekerjaan dengan variasi penggunaan obat herbal, dengan nilan (p value < 0,05)
Pola Penggunaan Obat Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Totikum Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan Hiola, Faramita; Tuloli, Teti Sutriyati; Selong, Siti Ruwaida D.
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 1 Edisi 1 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i1.10

Abstract

Hipertensi adalah keadaan seseorang yang mengalami peningkatan tekanan darah yaitu tekanan darah sistolik ≥ 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik ≥ 90 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pola Penggunaan Obat Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Totikum Selatan Kabupaten Banggai Kepulauan. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah rekam medik pasien hipertensi di Puskesmas Totikum Selatan pada bulan Januari-Desember 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu observasional deskriptif dengan rancangan cross sectional. Data pasien yang diperoleh dibuat dalam bentuk tabel. Hasil penelitian frekuensi jenis kelamin untuk laki-laki berjumlah 46 orang dengan jumlah persentasenya 46,9% dan perempuan berjumlah 52 orang dengan jumlah persentasenya 53,1%, frekuensi dari umur pasien yang pada sebagian besar berkisar pada umur 45-50 tahun berjumlah 87 pasien (88,8%), 39-44 tahun berjumlah 8 pasien (8,2%), usia 33-38 berjumlah 2 pasien (2%), 27-32 tahun berjumlah 0 pasien (0%), pada usia 21-26 tahun berjumlah 1 pasien (1%), dan pada pasien usia 15-20 0 pasien (0%). Berdasarkan penggunaan obat pada periode Januari-Desember 2022 bahwa penggunaan obat hipertensi terbanyak yaitu Amlodipine sebanyak 73 kali dengan persentase (75,3%). Berdasarkan kategori tekanan darah pada periode Januari-Desember 2022 bahwa tekanan darah pasien hipertensi terbanyak yaitu kategori hipertensi stage 1 sebanyak 71 kali dengan persentase (72,4%).
Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Penggunaan Antibiotik Di Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Rasdianah, Nur; Indriyani
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 1 Edisi 1 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i1.11

Abstract

Antibiotik merupakan obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh bakteri. Pengetahuan tentang penggunaan antibiotik sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena penggunaan antibiotik yang tepat merupakan penentu keberhasilan dalam pengobatan. Penggunaan antibiotik yang tidak tepat dapat menyebabkan pasien tidak membaik atau bahkan menjadi lebih sakit. Kesalahan dalam penggunaan antibiotik juga dapat memicu terjadinya resistensi antibiotik, yaitu antibiotik tidak mampu membunuh bakteri penyebab infeksi atau bakteri menjadi kebal terhadap antibiotik. Penggunaan antibiotik hanya dapat dilakukan berdasarkan resep dari dokter dan sesuai arahan yang diberikan untuk menjamin efektifitasnya. Hal ini menunjukkan bahwa pengetahuan sangat dibutuhkan dalam penggunaan antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan masyarakat tentang penggunaan antibiotik di Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan observasional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan dan dihitung menggunakan rumus dari Raosoft sample size calculator. Hasil penelitian terhadap 314 responden di Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan masyarakat termasuk dalam kategori kurang baik yaitu 90,13%.
Evaluasi Penggunaan Obat Antihipertensi Pada Pasien Prolanis Di Puskemas Pilolodaa Tahun 2019 Tuloli, Teti Sutriyati; Puluhulawa, Lisa Efriani; madania, madania; Igirisa, Fitriwiah
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 1 Edisi 1 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i1.12

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan meningkatnya tekanan darah sistolik lebih dari sama dengan 140 mmHg dan diastolik lebih darah sama dengan 90 mmHg. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penggunaan obat antihipertensi pada pasien prolanis di Puskesmas Pilolodaa yang disesuaikan dengan buku panduan praktek klinis bagi dokter di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif non eksperimental dengan rancangan cross sectional dan pengumpulan data secara retrospektif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan jumlah sampel 91 pasien. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar pengumpulan data, dimana data diperoleh dari buku kontrol prolanis penderita hipertensi dari Januari-Juli 2019. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pasien prolanis penderita hipertensi di Puskesmas Pilolodaa paling banyak berjenis kelamin perempuan (79%), berdasarkan usia terbanyak yaitu >60 tahun (62%). Pada penggunaan obat antihipertensi yang paling banyak diresepkan adalah diberikan secara tunggal dengan item obat terbanyak yaitu amlodipin (89%). Berdasarkan evaluasi penggunaan obat antihipertensi pada kategori tepat obat (92%) tidak tepat obat (8%,) kategori tepat dosis (96%) tidak tepat dosis (4%), kategori ketepatan aturan pakai (90%) dan tidak tepat aturan pakai (10%).
Identifikasi Drug Related Problems (DRPs) pada Pasien Diabetes Melitus di RS Multazam Kota Gorontalo Tahun 2018 rasdianah, nur; Makkulawu, Andi; Latif, Multiani S.; asmini, tati
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 1 (2024): Volume 1 Edisi 1 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i1.15

Abstract

Diabetes melitus (DM) adalah penyakit yang ditandai dengan kadar glukosa dalam darah yang tinggi karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin yang cukup. Penatalaksanaan terapi obat DM memerlukan jangka waktu yang lama, dapat mempengaruhi kualitas hidup pasien dan dapat menimbulkan Drug Related Problems (DRPs). DRPs sering terjadi sehingga menyebabkan pengobatan kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan persentase DRPs berdasarkan pemberian obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus dengan atau tanpa penyakit. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif secara retrospektif. Teknik pengambilan data berupa purposive sampling dan didapatkan 24 sampel yang sesuai kriteria inklusi penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa golongan obat antidiabetik adalah biguanida (metformin), sulfonilurea (glimepirid, gliclazid, gliquidon, dan glibenklamid), inhibitor α-glukosidase (acarbose, miglitol), tiazolidindion (rosiglitazone, troglitazone, pioglitazone), meglitinida (repaglinide), dan turunan fenilalanin (nateglinide), serta insulin dan berdasarkan identifikasi potensi DRPs dengan kategori secara berturut-turut yaitu tepat obat (obat tanpa indikasi 20%, indikasi tanpa obat 20%, kombinasi obat tidak tepat 6.67%, pemilihan obat tidak tepat 6.67%), kategori tepat dosis (dosis terlalu tinggi 13.33% dan dosis terlalu rendah 0%.) dan kategori interaksi obat 33.33%.
Tingkat Pengetahuan Dan Kepatuhan Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Telaga Makkulawu, Andi; Puluhulawa, Lisa Efriani; Manno, Mohamad Reski; suswanti; Tuloli, Teti Sutriyati
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Edisi 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i2.17

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah peningkatan tekanan darah diatas normal (140/90 mmhg), penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan dan kepatuhan pada pasien hipertensi di puskesmas telaga. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif korelasi dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling. Sampel pada penelitian ini adalah pasien hipertensi di puskesmas telaga yang berjumlah 87 responden yang diberikan kuisioner, yang selanjutnya dianalisis dengan menggunakan independent sampel test (p<0,01). Hasil penelitian menunjukkan tingkat pengetahuan pasien tentang penyakit hipertensi di puskesmas telaga mayoritas tinggi atau memiliki pengetahuan yang baik dengan jumlah 70 %. Sedangkan tingkat kepatuhan pasien tentang penyakit hipertensi di puskesmas telaga memiliki nilai berbeda – beda diantaranya nilai rendah dengan jumlah 2 %, nilai sedang 5%, dan nilai tinggi 93 %. Hasil cis square menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan dan kepatuhan (p vaule = 0,747)
Analisis Persespi Tenaga Farmasi Tentang Telefarmasi di Apotek Kota Gorontalo Rasdianah, Nur; Djuwarno, Endah Nurrohwintah; Lasimpala, Natasya Indaputri; Suryadi, A. Mut’thi Andi; Madania, Madania
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Edisi 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i2.28

Abstract

Telefarmasi merupakan salah satu analog kesehatan dengan konsep terbaru untuk melakukan pelayanan kefarmasian dengan menggunakan teknologi sehingga dapat melakukan praktek pelayanan secara jarak jauh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persespi apoteker terhadap penggunaan telefarmasi di apotek kota Gorontalo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif, pengambilan data dilakukan dengan menyebar kuesioner di apotek kota Gorontalo yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 41 apoteker. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik jenis kelamin permepuan lebih banyak dengan presentase 95%, laki-laki dengan presentase 5%, karakteristik berdasarkan umur pada rentang 17-25 tahun presentase sebanyak 32%, 26-35 tahun presentase sebanyak 66%, dan pada rentang 36-45 sebanyak 2%. Terbentuknya sebuah persepsi terdiri dari 3 komponen yaitu, kognitif, afekftif dan konatif. Respon konatif apoteker terhadap telefarmasi di apotek kota Gorontalo termasuk dalam kategori baik dengan presentase 95%, respon afektif apoteker terhadap telefarmasi termasuk dalam kategori baik dengan presentase 98% dan respon konatif apoteker termasuk dalam kategori baik dengan presentase sebanyak 90%. Pengukuran persespi menggunakan 3 kategori, baik 100-76%, cukup 75%-56% dan kurang <50%, berdasarkan komponen persespsi, persepsi apoteker terhadap telefarmasi sebagai salah satu layanan kefarmasian di apotek kota Gorontalo termasuk dalam kategori baik dengan persentase 98%.
Gambaran Penggunaan Obat Off-Label Pada Pasien Pediatrik Rawat Inap Di RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie Limboto Tuloli, Teti Sutriyati; Madania, Madania; Djuwarno, Endah Nurrohwinta; Hiola, Faramita; Hamzah, Alifiah Ramawaty
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 3 (2024): Volume 1, Edisi 3, 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i3.55

Abstract

Obat off-Label dapat diartikan sebagai obat yang digunakan tidak sesuai dengan informasi obat, izin edar dan izin ketentuan penjualan dari Marketing Authorisation (MA), yang berhubungan dengan indikasi, usia, dosis, rute pemberian dan kontraindikasi. Penggunaan obat off-label pada anak terjadi karena tidak lengkapnya data farmakokinetik, farmakodinamik, dan efek samping dari suatu obat karena penelitian klinik pada anak cukup sulit dan tidak sesuai dengan etika dan moral penelitian sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengobatan dan reaksi obat yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan obat off-label pada pasien pediatrik rawat inap di RSUD Dr. Hasri Ainun Habibie Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. Penelitian ini merupakan penelitian observasional menggunakan rancangan cross sectional dan pengambilan data secara retrospektif. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah pasien sebanyak 160 sampel yang memenuhi kriteria inklusi selama periode April-Agustus 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase pasien pediatrik yang menerima peresepan obat off-label sebanyak 64 (40%), yang meliputi kategori off-label indikasi 52 (79%), off-label usia 12 (18%), dan off-label dosis 2 (3%).
Gambaran Keberhasilan Terapi Pada Pasien Swamedikasi di Apotek Dunia Sehat Paputunngan, Mitha; Tuloli, Teti Sutriyati; Madania, Madania; Rasdianah, Nur
Journal of Community and Clinical Pharmacy Vol. 1 No. 2 (2024): Volume 1, Edisi 2, Tahun 2024
Publisher : Jurnal Literasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70075/jccp.v1i2.56

Abstract

Swamedikasi merupakan penggunaan obat-obatan tanpa konsultasi medis sebelumnya mengenai indikasi, dosis, dan lamanya pengobatan yang dilakukan. Swamedikasi biasanya dilakukan untuk mengatasi keluhan-keluhan dan penyakit ringan yang banyak dialami masyarakat, seperti demam, nyeri, pusing, batuk, influenza, sakit maag, kecacingan, diare, penyakit kulit dan lain-lain. Pada pelaksanaannya swamedikasi dapat menjadi sumber terjadinya kesalahan pengobatan (medication error) karena keterbatasan pengetahuan masyarakat akan obat dan penggunaannya. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif observasional yang bertujuan untuk mengetahui gambaran keberhasilan terapi pada pasien swamedikasi di Apotik Dunia Sehat. Subyek penelitian adalah seluruh pasien swamedikasi obat antibiotik di Apotik Dunia Sehat sebanyak 80 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Pengujian data menggunakan uji validitas dan realibilitas menggunakan program SPSS versi 22 yang bertujuan agar kuesioner mendapatkan hasil yang valid serta reliabel. Hasil Penelitian menunjukkan jumlah responden yang berhasil dalam terapi swamedikasi yaitu sebanyak 72 responden (90%) dansebagian kecilnya tidak berhasil dalam terapi swamedikasi yaitu sebanyak 8 responden (10%).

Page 1 of 3 | Total Record : 30