Pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas petani di Desa Karangharjo, Kecamatan Silo, Kabupaten Jember, dalam mengolah limbah kotoran kambing menjadi pupuk organik granul. Permasalahan utama adalah rendahnya pemanfaatan limbah ternak dan tingginya ketergantungan pada pupuk kimia. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, uji coba pembuatan pupuk granul selama tiga minggu, pendampingan dan evaluasi. Proses produksi dilakukan dengan mencampur kotoran kambing, tepung kanji, dan Trichoderma sp., lalu dibentuk granul dan dijemur di bawah sinar matahari. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani, serta minat untuk mengurangi penggunaan pupuk kimia. Pupuk organik granul yang dihasilkan berdampak positif pada pertumbuhan tanaman uji dan mudah diadopsi, meskipun penjemuran masih bergantung pada cuaca. Kegiatan ini dapat menjadi model pemberdayaan petani yang berkelanjutan di tingkat desa.
Copyrights © 2026