Rendahnya pemanfaatan potensi vegetasi lokal di Desa Lantawonua, Kabupaten Bombana, menjadi isu utama yang melatarbelakangi perlunya diversifikasi ekonomi melalui sektor kreatif. Fokus pengabdian ini adalah pemberdayaan ekonomi keluarga melalui budidaya lebah tanpa sengat (Trigona) dengan memanfaatkan lahan pekarangan dan kebun produktif. Tujuan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan teknis masyarakat dalam budidaya lebah serta membentuk kemandirian ekonomi melalui kelompok usaha yang terorganisir. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan strategi riset aksi yang meliputi sosialisasi pemetaan wilayah vegetasi berbasis visual, pendampingan pembentukan kelompok UPPKA "Measa Laro", pelatihan teknis lapangan, serta sistem monitoring dan evaluasi berkala. Hasil pengabdian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi alam secara lestari, dengan tingkat keberhasilan adaptasi koloni lebah mencapai 90%. Kegiatan ini menegaskan bahwa integrasi antara edukasi teknis dan penguatan kelembagaan lokal mampu menciptakan ketahanan ekonomi desa yang berbasis pada kelestarian ekosistem.
Copyrights © 2026