Kurikulum yang terus menerus berubah saat ini menyebabkan guru mengalami kesulitan dalam menerapkan pembelajaran berdasarkan kurikulum tersebut. Guru masih belajar kembali untuk bisa memahami Projek Profil Pelajar Pancasila (P5), menyusun perangkat pembelajaran, memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran, dan guru harus melakukan penyesuaian dalam merancang tujuan pembelajaran sesuai kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis berbagai problematika yang dihadapi guru dalam menyesuaikan diri dengan perubahan kurikulum, khususnya kurikulum merdeka dalam konteks manajemen berbasis sekolah. Metode yang digunakan dalam memperoleh data yakni pendekatan deskriptif kualitatif melalui teknik pengumpulan data berupa wawancara bersama salah satu guru di SD Negeri 2 Banjar Tegal. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa guru mengalami beberapa kendala dalam menghadapi perubahan kurikulum, seperti penyesuaian terhadap program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), penyesuaian dalam merancang rencana pembelajaran mendalam (RPM), penggunaan papan interaktif digital, dan merancang tujuan pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka dalam kerangka manajemen berbasis sekolah sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, yaitu kesiapan guru dalam melakukan penyesuaian, dukungan kelembagaan, serta adanya program pelatihan dan pendampingan yang sistematis.
Copyrights © 2026