Keberagaman karakteristik peserta didik di kelas seringkali belum terakomodasi secara optimal dalam praktik pembelajaran, sehingga berpotensi menimbulkan ketimpangan dalam kesempatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pembelajaran berdiferensiasi sebagai pendekatan inklusif dalam Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis dengan pendekatan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses terhadap 18 artikel yang dipublikasikan pada rentang tahun 2021–2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi mampu mengakomodasi keberagaman peserta didik, meningkatkan keterlibatan, serta mendukung pemerataan hasil belajar melalui penyesuaian pembelajaran sesuai kebutuhan individu. Selain itu, pendekatan ini selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang fleksibel dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi berperan sebagai pendekatan efektif dalam mewujudkan pembelajaran inklusif.
Copyrights © 2026