Revitalisasi pasar tradisional merupakan kebijakan strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan daya saing pasar rakyat, memperbaiki tata kelola, serta mendorong kesejahteraan pedagang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran elite lokal dalam proses revitalisasi pasar tradisional di Kayu Agung serta menelaah dinamika politik yang menyertainya dan implikasinya terhadap tata kelola pasar dan kesejahteraan pedagang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elite lokal memiliki peran dominan dalam proses pengambilan keputusan, pengalokasian sumber daya, serta penentuan arah kebijakan revitalisasi. Dinamika politik yang muncul ditandai dengan adanya tarik-menarik kepentingan antara pemerintah, elite politik, dan kelompok pedagang, yang berpengaruh terhadap efektivitas implementasi kebijakan. Meskipun revitalisasi pasar memberikan dampak positif berupa perbaikan infrastruktur dan peningkatan aktivitas ekonomi, namun masih terdapat permasalahan dalam aspek partisipasi masyarakat, transparansi, dan keadilan distribusi manfaat. Oleh karena itu, diperlukan penguatan prinsip good governance, peningkatan partisipasi publik, serta pengawasan kebijakan agar revitalisasi pasar tradisional benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan pedagang secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026