Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi kolaboratif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di tengah dinamika pendidikan modern yang menuntut partisipasi aktif seluruh elemen pendidikan. Permasalahan komunikasi di lingkungan sekolah sering kali menyebabkan rendahnya efektivitas pembelajaran, kurangnya keterlibatan siswa, serta lemahnya koordinasi antara kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi kolaboratif yang diterapkan di SMA Puspita Air Kumbang Kabupaten Banyuasin dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa serta mengidentifikasi hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, dewan guru, dan pengurus OSIS yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi kolaboratif Stephen W. Littlejohn dan Karen A. Foss yang menekankan proses pembangunan makna bersama melalui interaksi partisipatif, dialogis, dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi kolaboratif diterapkan melalui pembelajaran berbasis diskusi, koordinasi lintas mata pelajaran, keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, pelatihan guru, serta komunikasi terbuka antara pihak sekolah dan siswa. Strategi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan partisipasi siswa, kemampuan komunikasi, motivasi belajar, dan kualitas pembelajaran secara keseluruhan. Namun demikian, implementasi strategi komunikasi kolaboratif masih menghadapi hambatan berupa rendahnya rasa percaya diri siswa, perbedaan kemampuan akademik, keterbatasan fasilitas pembelajaran, dan kurangnya waktu untuk koordinasi secara intensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi kolaboratif memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran yang partisipatif, efektif, dan berkualitas apabila dikelola secara terbuka dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026