Perkembangan teknologi digital dalam dunia pendidikan menuntut guru untuk mampu beradaptasi melalui pemanfaatan kecerdasan buatan, penguatan kompetensi digital, dan keyakinan diri dalam melaksanakan tugas profesionalnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh administrasi berbasis kecerdasan buatan (AI), kompetensi digital, dan efikasi diri terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 1.766 guru, dengan sampel sebanyak 321 responden yang ditentukan melalui teknik proportional stratified random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan administrasi berbasis AI, kompetensi digital, dan efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru dengan kontribusi sebesar 69,2%. Secara parsial, kompetensi digital dan efikasi diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru, sedangkan administrasi berbasis AI menunjukkan pengaruh positif namun belum signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa kinerja guru lebih ditentukan oleh kemampuan dalam memanfaatkan teknologi secara efektif serta keyakinan diri dalam melaksanakan tugas profesional. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kinerja guru perlu diarahkan pada penguatan kompetensi digital dan efikasi diri, disertai dengan optimalisasi pemanfaatan teknologi berbasis AI yang lebih kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan kerja guru.
Copyrights © 2026