Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif motif kepahlawanan dalam kisah Nabi Sam’un dan legenda Si Pitung melalui kerangka teori Motif-Index of Folk-Literature karya Stith Thompson. Meskipun kedua narasi ini berasal dari tradisi yang berbeda, yakni teks religius-hagiografis dan folklor urban, keduanya menunjukkan pola struktural yang serupa dalam konstruksi sosok pahlawan. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian ini mengidentifikasi unit-unit motif terkecil yang membangun narasi kepahlawanan. Temuan penelitian menunjukkan adanya kesamaan pada motif Secret Power yang tergolong dalam kategori Marvels (Motif D). Perbedaan signifikan ditemukan pada lokus kekuatan; Nabi Sam’un merepresentasikan pahlawan dengan kekuatan organik-internal (Motif D1831), sedangkan Si Pitung merepresentasikan pahlawan dengan kekuatan artifisial-eksternal (Motif D1381.11). Analisis ini menyimpulkan bahwa terdapat pola universal dalam imajinasi kolektif manusia mengenai sosok pahlawan yang melampaui batas-batas budaya dan religiusitas.
Copyrights © 2026