Jurnal Pendidikan Siber Nusantara
Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (April - Juni 2026)

Strategi Pembelajaran Inovatif Dalam Mengembangkan Kreativitas dan Pelestarian Budaya: Studi Kasus Kolektif Pada Mata Kuliah Penataan Sanggul

Anggie Lovian Sijabat (Program Studi Magister Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia)
Rina Febriana (Program Studi Magister Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia)
Nurul Hidayah (Program Studi Magister Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia)
Muhammad Nurtanto (Program Studi Magister Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia)
Sri Irtawidjajanti (Program Studi Magister Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia)
Tri Handayani (Program Studi Magister Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, Universitas Negeri Jakarta, Indonesia)
Astrid Sitompul (Program Studi Magister Pendidikan Tata Rias, Universitas Negeri Medan, Indonesia)
Irmiah Nurul Rangkuti (Program Studi Magister Pendidikan Tata Rias, Universitas Negeri Medan, Indonesia)
Arzulia Elfita (Program Studi Magister Pendidikan Tata Rias, Universitas Negeri Medan, Indonesia)



Article Info

Publish Date
12 May 2026

Abstract

Abstrak: Pendidikan kejuruan mengemban peran ganda yaitu mengembangkan kompetensi teknis dan melestarikan budaya lokal, seperti pada mata kuliah Sanggul Tradisional. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara komparatif implementasi strategi pembelajaran inovatif (Problem-Based Learning dan Project- Based Learning) di dua institusi kejuruan, yaitu Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Universitas Negeri Medan (UNIMED) untuk mengidentifikasi pola penerapan dan sumber kendala yang menghambat kreativitas mahasiswa. Penelitian kualitatif dengan desain studi kasus kolektif (Comparative Case Study) ini menggunakan triangulasi data dari wawancara mendalam dengan dosen, analisis dokumen Rencana Pembelajaran Semester (RPS), dan observasi langsung. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa implementasi Problem-Based Learning dan Project- Based Learning belum optimal karena adanya distorsi kurikuler, dimana rubrik penilaian yang kaku menekankan standarisasi bentuk baku (reproduksi) alih-alih eksplorasi serta kendala operasional berupa sarana prasarana dan adaptasi AI. Simpulan menunjukkan strategi yang ada cenderung kembali ke praktik reproduktif, sehingga direkomendasikan intervensi model yang lebih terarah melalui integrasi Inquiry-Based Learning dan Case-Based Learning. Inquiry-Based Learning akan mendorong penemuan mandiri untuk melampaui pakem kaku, sementara Case-Based Learning akan melatih analisis kritis dan perumusan solusi inovatif yang aplikatif.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

JPSN

Publisher

Subject

Education

Description

Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (JPSN) meliputi hasil kajian ilmiah di bidang pendidikan baik yang dilakukan oleh guru, dosen maupun peneliti independent. Kajian tersebut meliputi, filsafat pendidikan, psikologi pendidikan, bimbingan dan konseling pendidikan, metodologi pendidikan, analisis ...