Madrasah merupakan institusi pendidikan Islam yang memiliki peran penting dalam perkembangan intelektual dunia Islam sejak periode klasik. Salah satu model madrasah yang paling berpengaruh adalah Madrasah Nizamiyah yang didirikan pada abad ke-11 oleh Nizam al-Mulk pada masa Dinasti Seljuk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Madrasah Nizamiyah dalam perspektif historis dengan menekankan pada aspek kelembagaan, sistem pendidikan, kurikulum, serta relasinya dengan kekuasaan politik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research) melalui analisis literatur ilmiah terbitan tahun 2015–2025 yang terindeks Google Scholar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Madrasah Nizamiyah merupakan institusi pendidikan yang terorganisir dengan baik dan didukung oleh negara, serta memiliki peran strategis dalam memperkuat ortodoksi Sunni. Selain itu, madrasah ini menunjukkan adanya integrasi antara fungsi pendidikan dan kepentingan ideologis-politik. Kesimpulannya, Madrasah Nizamiyah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai institusi hybrid yang mengintegrasikan dimensi pendidikan, ideologi, dan kekuasaan, serta menjadi model penting dalam perkembangan pendidikan Islam hingga era modern.
Copyrights © 2026