Era digitalisasi membawa perubahan penting dalam pengelolaan lembaga pendidikan, terutama pada pelayanan administrasi yang kini banyak memanfaatkan sistem informasi manajemen (SIM). SIM digunakan untuk membantu sekolah mengelola data secara lebih efektif, akurat, dan mudah diakses. Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi SIM di SMK Plus Melati Samarinda dalam mendukung pelayanan administrasi sekolah. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan kepala sekolah sebagai informan utama, serta wakil kepala bidang kesiswaan dan guru sebagai informan pendukung. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperiksa menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan SIM dilakukan secara mandiri oleh pihak sekolah berdasarkan analisis kebutuhan. Perencanaan tersebut menghasilkan aplikasi web bernama Sistem Informasi Kampus Melati atau SIKAMEL. Dalam pelaksanaannya, SIKAMEL mendukung berbagai layanan administrasi, seperti absensi guru dan siswa, jurnal pembelajaran, rapor, izin pesiar, kesiswaan, kompensasi, dan ekstrakurikuler. Aplikasi ini membantu meningkatkan efisiensi waktu, transparansi data, serta kemudahan akses bagi pengguna. Evaluasi sistem dilakukan secara berkala dan insidental untuk memperbaiki bug, memperbarui versi, serta menjaga kinerja sistem tetap optimal.
Copyrights © 2025