Kabupaten Gayo Lues merupakan salah satu kabupaten produsen kopi utama di Provinsi Aceh yang terkenal dengan jenis biji kopi gayo dan produksi 1.393 ton. Banyaknya jumlah produksi menghasilkan limbah kopi yang cukup besar dan limbah yang dihasilkan tidak diolah untuk menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi karena hanya di buang di sekitar lahan untuk menjadi kompos. Oleh sebab itu perlu dilakukan inovasi untuk mengolah limbah kulit kopi menjadi teh cascara agar memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga akan dapat meningkatkan pendapatan petani. Metode pelaksanaan pengabdian dibuat secara sistematis dan pasrtisipatif sehingga petani dapat melakukan praktik langsung. Dari hasil pelaksanaan didapatkan bahwa petani mengalami peningkatan pemahaman mengenai pengolahan limbah kulit kopi menjadi teh dan dapat dipasarkan untuk menambah pendapatan bagi keluarga.
Copyrights © 2026