Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Penerapan Teknologi Mekanisasi Pada Tanaman Perkebunan Untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional Danar Hadisugelar; Faizal Shofwan Kusnendi; Resti Fadillah; Untung Hartono; Saiful Mahdi; Bagus Arrasyid
Sinergi Aksi Nyata Cendekia Vol 1, No 1 (2025): Agustus
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6131/sancaka.v1i1.166

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di SMKN 2 Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, dengan fokus pada Penerapan Teknologi Mekanisasi pada Tanaman Perkebunan untuk Mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Kegiatan melibatkan dosen dan 25 kadet mahasiswa Fakultas Vokasi Logistik Militer (FVLM), Program Studi Budidaya Tanaman Perkebunan. Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam pemanfaatan teknologi mekanisasi perkebunan guna meningkatkan efisiensi budidaya, produktivitas, dan keberlanjutan sektor pertanian. Metode yang digunakan meliputi pendekatan andragogi, diskusi interaktif, serta service learning, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman praktis di lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya mekanisasi perkebunan serta keterampilan dalam mengoperasikan alat dan teknologi sederhana yang relevan dengan kebutuhan lokal. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui peningkatan kapasitas SDM di bidang perkebunan.
Penguatan Ekonomi dan Pemulihan Psikososial Masyarakat Pascabanjir melalui Penyaluran Bantuan Sembako dan Pendampingan di Desa Air Sialang Hilir, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan Ali Afwanudin; Saiful Mahdi; Danar Hadisugelar; Bagus Arrasyid
Sinergi Aksi Nyata Cendekia Vol 2, No 1 (2026): Februari
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6131/sancaka.v2i1.207

Abstract

Banjir sebagai bencana hidrometeorologi menimbulkan dampak sosial, ekonomi, dan psikologis yang signifikan bagi masyarakat terdampak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendukung pemulihan ekonomi dan psikososial warga Desa Air Sialang Hilir, Kecamatan Samadua, Kabupaten Aceh Selatan pascabencana banjir. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dan identifikasi kebutuhan bersama aparatur desa, pendampingan trauma melalui pendekatan psikososial, serta penyaluran bantuan bahan pangan pokok kepada keluarga terdampak dengan prioritas kelompok rentan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya perbaikan kondisi psikologis masyarakat, ditandai dengan menurunnya kecemasan dan meningkatnya interaksi sosial. Penyaluran bantuan sembako turut membantu memenuhi kebutuhan pangan dasar dan meringankan tekanan ekonomi rumah tangga pascabencana. Secara keseluruhan, intervensi terpadu ini berkontribusi dalam mempercepat pemulihan awal, memperkuat ketahanan sosial, dan mendukung keberlanjutan pemulihan ekonomi masyarakat terdampak banjir.
PEMANFAATAN LIMBAH KULIT KOPI MENJADI TEH CASCARA UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI KOPI DI KABUPATEN GAYO LUES Faoeza Hafiz Saragih; Andri Yusman Persada; Saiful Mahdi; Danar Hadisugelar
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.56334

Abstract

Kabupaten Gayo Lues merupakan salah satu kabupaten produsen kopi utama di Provinsi Aceh yang terkenal dengan jenis biji kopi gayo dan produksi 1.393 ton. Banyaknya jumlah produksi menghasilkan limbah kopi yang cukup besar dan limbah yang dihasilkan tidak diolah untuk menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi karena hanya di buang di sekitar lahan untuk menjadi kompos. Oleh sebab itu perlu dilakukan inovasi untuk mengolah limbah kulit kopi menjadi teh cascara agar memiliki nilai ekonomi yang tinggi sehingga akan dapat meningkatkan pendapatan petani. Metode pelaksanaan pengabdian dibuat secara sistematis dan pasrtisipatif sehingga petani dapat melakukan praktik langsung. Dari hasil pelaksanaan didapatkan bahwa petani mengalami peningkatan pemahaman mengenai pengolahan limbah kulit kopi menjadi teh dan dapat dipasarkan untuk menambah pendapatan bagi keluarga.
Struktur Komunitas Dan Indeks Fisiologis Ikan Sebagai Indikator Kondisi Ekosistem Perairan Pasir Pengaraian Riau Agus Putra AS; Indra Suharman; Afrah Junita; Saiful Mahdi
Jurnal Aquaculture Indonesia Vol 5, No 2 (2026)
Publisher : Prodi Akuakultur Fakultas Perikanan Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jai.v5i2.8616

Abstract

Perairan umum Pasir Pengaraian Riau merupakan habitat penting bagi ikan air tawar serta berperan dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas dan kondisi fisiologis ikan di perairan Pasir Pengaraian. Struktur komunitas dianalisis menggunakan kelimpahan relatif, indeks keanekaragaman Shannon-Wiener (H’), indeks keseragaman (E), dan indeks dominansi (C), sedangkan kondisi fqisiologis dievaluasi melalui Viscerosomatic Index (VSI) dan Hepatosomatic Index (HSI). Identifikasi ikan dilakukan berdasarkan karakteristik morfologis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 961 individu yang terdiri atas 30 spesies dari 11 famili, dengan famili Cyprinidae sebagai kelompok dominan, khususnya genus Labiobarbus dan Barbonymus. Nilai indeks keanekaragaman (H’) sebesar 2,75 menunjukkan keanekaragaman sedang, indeks keseragaman (E) sebesar 0,81 menunjukkan komunitas yang relatif stabil, dan indeks dominansi (C) sebesar 0,09 menunjukkan tingkat dominansi yang rendah. Nilai VSI berkisar antara 0,93–12,38, sedangkan HSI berkisar antara 0,01–4,76. Selain itu, nilai faktor kondisi (FK) ikan berkisar antara 0,07– 4,65, yang menunjukkan variasi kondisi tubuh dan status energi antarspesies. Secara umum, perairan Pasir Pengaraian masih mampu mendukung komunitas ikan yang beragam dan relatif stabil. Integrasi analisis komunitas dan fisiologis memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai kondisi ekosistem serta mendukung pengelolaan sumber daya perikanan air tawar secara berkelanjutan