Krisis akses air bersih dan rendahnya literasi lingkungan menjadi tantangan serius bagi kesehatan masyarakat dan keberlanjutan ekosistem pada era modern. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membangun literasi lingkungan pada Generasi Z melalui edukasi berbasis proyek dalam pembuatan teknologi filter air sederhana. Metode pelaksanaan dirancang secara sistematis, dimana kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam rangka peringatan Hari Air Sedunia, bertempat di Kampus A Universitas Prima Nusantara Bukittinggi dengan melibatkan 39 orang partisipan generasi Z. Proyek ini mengintegrasikan konsep filtrasi mekanis dan kimiawi menggunakan media dan bahan sederhana yang terjangkau serta mudah ditemui di sekitar rumah. Pengukuran literasi lingkungan menggunakan instrumen yang telah dikalibrasi dan disiapkan oleh tim pengabdian masyarakat sebelumnya. Berdasarkan evaluasi setelah kegiatan edukasi pembuatan filter air sederhana, diperoleh hasil yang sangat positif mengenai literasi lingkungan peserta. Data menunjukkan bahwa mayoritas peserta, yaitu sebanyak 92,31%, telah mencapai tingkat literasi lingkungan dalam kategori “Sangat baik”, sisanya, sebesar 7,69%, berada pada kategori “Baik”. Hasil ini membuktikan bahwa metode praktik langsung dalam membuat filter air sangat efektif untuk membantu generasi Z menyadari akan pentingnya air bersih. Peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata yang membuat mereka lebih peduli terhadap kondisi lingkungan di sekitar mereka.
Copyrights © 2026