Kompetensi komunikasi merupakan soft skill fundamental dalam kurikulum pendidikan modern, namun siswa di MAN Sidoarjo masih menghadapi kendala berupa kecemasan berbicara (glossophobia) dan ketergantungan pada teknik presentasi konvensional yang kurang menarik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri dan keterampilan teknis presentasi siswa madrasah aliyah negeri sidoarjo dengan menggunakan metode pendekatan Participatory Action Research (PAR). Metode ini sebagai subjek aktif melalui tiga pilar utama: riset, aksi, dan partisipasi yang difokuskan pada prinsip 3V (Visual, Verbal, dan Vokal). Pelaksanaan program meliputi pemaparan materi Teknik presentasi, postur tubuh, Public Speaking serta keoercayaan diri siswa untuk berbicara di depan audiens, serta simulasi praktik langsung yang disertai bimbingan intensif dan pemberian apresiasi (reward). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pada kepercayaan diri siswa yang divalidasi melalui observasi perilaku, di mana siswa kini mampu melakukan kontak mata secara konsisten dan menggunakan volume suara yang lantang. Selain itu, terjadi transformasi kualitas teknis untuk penyusunan media presentasi yang lebih estetis dan penyampaian materi yang lebih terstruktur. Berdasarkan tersebut disimpulkan bahwa pelatihan ini efektif dalam mengedukasi hambatan psikologis dan membekali siswa dengan kemampuan presentasi yang berdampak kuat.
Copyrights © 2026