Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penggunaan media pembelajaran audiovisual berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang diyakini mampu menarik perhatian siswa, membuat materi lebih konkret, serta meningkatkan motivasi belajar. Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa pemanfaatannya masih terbatas, monoton, dan menghadapi kendala teknis maupun keterampilan guru. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan media audiovisual berbasis TIK, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta menganalisis dampaknya terhadap minat dan pemahaman siswa kelas VI di SDN 26 Pulakek. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru, kepala sekolah, dan siswa. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audiovisual berbasis TIK digunakan melalui perangkat laptop, LCD proyektor, speaker, serta materi berupa PowerPoint dan video. Penggunaan media tersebut meningkatkan keaktifan, motivasi, dan pemahaman siswa, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan perangkat, kerusakan alat, jaringan internet yang tidak stabil, serta perbedaan kemampuan guru. Secara keseluruhan, penggunaan media audiovisual berbasis TIK dinilai efektif, namun memerlukan pengembangan sarana dan pelatihan guru untuk optimalisasi implementasi
Copyrights © 2026