Pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi akademik dan keterampilan vokasional, tetapi juga pada pembentukan karakter serta keseimbangan aspek fisik, sosial, dan emosional siswa. Kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung tujuan tersebut. Ekstrakurikuler bola basket, sebagai aktivitas fisik yang melibatkan kerja tim, strategi, dan disiplin, diduga memiliki kontribusi signifikan terhadap kebugaran jasmani, Kebugaran jasmani dapat diartikan sebagai kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas sehari hari dengan kinerja, daya tahan, dan kekuatan yang optimal dengan pengelolaan penyakit, kelelahan, dan stress serta mampu mengurangi perilaku sedentary seseorang yang mempunyai tingkat kebugaran jasmani yang baik akan mudah beraktivitas tanpa mengalami rasa lelah yang berlebihan. Penelitian ini menggunakan pendekatan ex post facto, yang secara metodologis mirip dengan penelitian eksperimen yang menguji hipotesis. Namun, dalam penelitian ex post facto, peneliti tidak memberikan perlakuan atau manipulasi tertentu, karena peristiwa tersebut telah terjadi sebelum penelitian ini dilakukan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMK yang ada di Kota Malang dan Pasuruan. Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut Tingkat sosial emosional siswa yang mengikuti ektrakurikuler bola basket dan yang tidak mengikuti ektrakurikuler memnuhi kriteria baik yang telah ditetapkan. Terdapat perbedaan yang signifikan dalam perilaku sosial emosional antara siswa yang mengikuti ekstrakurikuler dan siswa yang tidak mengikuti ekstrakurikuler. Siswa yang mengikuti ekstrakurikuler menunjukkan perilaku sosial emosional lebih baik, mendorong mereka belajar berkolaborasi dan berkomunikasi efektif. Proses ini juga melatih rasa tanggung jawab dan kepemimpinan, sekaligus meningkatkan kemampuan mengelola emosi agar dapat bertindak sesuai dengan situasi yang dihadapi.
Copyrights © 2026