TEKNO
Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO

Pemodelan Numerik Alternatif Bangunan Pengaman Pantai Dalam Pengendalian Abrasi Di Pantai Mahembang

Kaunang, Daniel I. (Unknown)
Mamoto, Jeffry D. (Unknown)
Jasin, Muhammad I. (Unknown)
Dundu, Ariestides K. T. (Unknown)
Thambas, Arthur H. (Unknown)
Supit, Cindy J. (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 May 2026

Abstract

Pantai Mahembang yang terletak di Desa Mahembang, Kecamatan Kakas, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, mengalami permasalahan abrasi yang signifikan akibat paparan energi gelombang tinggi dari perairan Laut Maluku. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik hidrodinamika dan pola transport sedimen di Pantai Mahembang melalui pemodelan numerik menggunakan perangkat lunak MIKE21, serta merumuskan rekomendasi alternatif bangunan pengaman pantai yang efektif. Simulasi dilakukan menggunakan tiga modul utama MIKE21, yaitu Flow Model (FM), Spectral Wave (SW), dan Sand Transport (ST), dengan data input berupa batimetri dari BATNAS, pasang surut dari Badan Informasi Geospasial, dan data angin dari NASA POWER periode Februari 2020. Hasil simulasi gelombang kondisi eksisting menunjukkan tinggi gelombang signifikan (Hs) berkisar 1,6-1,7 m di perairan lepas dan turun hingga 0,4 m di zona dangkal. Kecepatan arus eksisting mencapai lebih dari 0,90 m/s dengan arah dominan menuju barat daya, menyebabkan defisit sedimen masif dan penurunan elevasi dasar laut hingga -0,56 m. Berdasarkan analisis tersebut, struktur Breakwater direkomendasikan sebagai solusi mitigasi, karena mampu mereduksi Hs hingga 0,4-0,7 m di area terlindung, menurunkan kecepatan arus sebesar 66-90%, serta mendorong akresi sedimen hingga +0,24 m. Struktur ini juga tidak mengganggu estetika kawasan wisata karena posisinya di bawah permukaan air. Kata kunci: abrasi pantai, MIKE21, pemodelan numerik, bangunan pengaman, transport sedimen

Copyrights © 2026