Di Indonesia, kesadaran tentang pemanfaatan energi bersih dan berkelanjutan perlu ditingkatkan, terutama untuk Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang memiliki potensi besar, namun tingkat implementasinya masih rendah. Pengenalan PLTS kepada siswa sebagai generasi penerus sangat krusial. SMK Muturojo di Jombang memiliki potensi iradiasi tinggi dan berminat mengembangkan kurikulum PLTS, namun terkendala ketiadaan fasilitas pendukung pembelajaran. Guru SMK Muturojo juga minim pengalaman terkait PLTS, sehingga program PKM berupa rancang bangun dan pelatihan PLTS mini diusulkan. Hasilnya, telah dibangun PLTS mini 300 Wp dengan komponen Solar Charge Controller (SCC) berbasis Maximum Power Point Tracking (MPPT). PLTS mini dilengkapi lampu halogen untuk simulasi iradiasi indoor, serta pelatihan bagi siswa dan guru SMK Muturojo. Hasil pre-post test menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 14,18%, sehingga kegiatan ini berhasil menguatkan kesadaran energi bersih dan berkelanjutan di sekolah tersebut.
Copyrights © 2026