Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi hitung campuran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experimental research) melalui desain Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang diberikan perlakuan model CPS dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran konvensional. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar berbentuk uraian yang diberikan dalam bentuk pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji statistik inferensial dengan uji t (independent sample t-test) setelah melalui uji normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dan kelas kontrol dengan nilai signifikansi 0,003 0,05. Selain itu, nilai rata-rata posttest pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol, yang menunjukkan bahwa model CPS efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Model CPS juga terbukti mampu meningkatkan keterlibatan aktif siswa, kemampuan berpikir kritis dan kreatif, serta pemahaman konsep secara lebih sistematis dalam pembelajaran matematika. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) efektif digunakan dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi hitung campuran dan dapat dijadikan alternatif model pembelajaran yang inovatif.
Copyrights © 2026