Air sumur di Pesantren Zaadul Ma’ad menunjukkan warna kekuningan dan bau karat yang menandakan tingginya kandungan besi (Fe), sehingga diperlukan peningkatan pemahaman mengenai kualitas air bersih. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santri dan pengurus tentang kandungan besi, dampaknya bagi kesehatan, serta teknik pengolahan sederhana melalui tahapan persiapan, edukasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil uji menunjukkan kadar besi sebesar 0,29 mg/L, melebihi standar mutu, dan edukasi meningkatkan nilai post-test peserta sebesar 35% serta mendorong penerapan filtrasi sederhana. Kegiatan ini efektif meningkatkan literasi sanitasi air dan keterlibatan masyarakat dalam upaya perbaikan kualitas air sumur.
Copyrights © 2025