Rendahnya kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan akademik, khususnya dalam menulis Bahasa Indonesia, menjadi tantangan dalam era pendidikan saat ini. Mahasiswa umumnya hanya menggunakan media digital untuk kebutuhan komunikasi dan hiburan, sementara pemanfaatannya sebagai sarana literasi akademik masih terbatas. Kondisi tersebut mendorong perlunya strategi pembelajaran yang mampu memperkuat literasi digital sekaligus meningkatkan keterampilan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan pembuatan blog dalam meningkatkan literasi digital mahasiswa dan menjadikannya sebagai media pembelajaran menulis Bahasa Indonesia. Melalui pendekatan ini, blog diposisikan tidak hanya sebagai media publikasi, tetapi juga sebagai sarana berlatih menulis yang sesuai dengan kaidah akademik. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain pre-test dan post-test, melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan menulis, observasi kegiatan, serta angket motivasi belajar. Analisis data dilakukan dengan uji-t berpasangan untuk mengukur perbedaan sebelum dan sesudah pelatihan, serta analisis deskriptif kualitatif untuk mendukung interpretasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis mahasiswa dalam mengelola blog, kualitas tulisan yang dihasilkan, serta motivasi menulis yang lebih tinggi. Mahasiswa juga menunjukkan sikap kritis dalam memilih dan memverifikasi sumber informasi. Blog terbukti menjadi media yang fleksibel, akademis, sekaligus efektif dalam melatih keterampilan menulis di era digital. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pelatihan pembuatan blog berkontribusi nyata terhadap penguatan literasi digital mahasiswa. Implikasi praktis penelitian ini membuka peluang bagi dosen untuk mengintegrasikan blog ke dalam strategi pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi.
Copyrights © 2025