Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY DI SEKOLAH DASAR Sunbanu, Halani Felda; Mawardi, Mawardi; Wardani, Krisma Widi
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerampilan kolaborasi pada siswa kelas 5 Sekolah Dasar dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS). Pelaksannan penelitian di SD St Theresia Marsudirini 77 Salatiga pada kelas 5/ Semester 1 tahun pembelajaran 2019/2020. Ada dua siklus pelaksanaan dengan jumlah siswa 24 siswa. Rubrik penilaian Otentik yang digunakan sebagai pedoman penilaian keterampilan kolaborasi siswa. Penelitian menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray pada pembelajaran Tema 1, Sub Tema 1, Pembelajaran 2 dan 4 tentang Organ Gerak Pada Hewan dan Manusia. Berdasarkan hasil observasi atau pra siklus dari 24 siswa di kelas 5  hanya 42% siswa yang dapat berkolaborasi secara baik, sedangkan 58% siswa masih kurang dalam berkolaborasi. Pada siklus pertama mengalami kenaikan menjadi menjadi 58% siswa meningkat dalam keterampilan kolaborasi dengan kategori sanggat mampu dalam berkolaborasi,30% siswa mampu dalam berkolaborsi sedangkan 12% siswa masih kurang mampu dalam berkolaborasi, pada siklus II mengalami peningkatan 84% siswa memenuhi indikator pencapaian keterampilan koaborasi sehingga dapat di kategorikan sangat mampu dalam berkolaborasi. Hal ini nampak pada perilaku siswa dimana siswa mengalami peningkatan pada berkolaborasi. Pada pra siklus siswa terlihat lebih memilih bekerja secara individu daripada berkolaborasi. Setelah penerapan model ini siswa sangat antusias dalam berkolaborasi. Hal ini menunjukann bahwa penelitian ini berhasil meningkatkan keterampilan siswa dalam berkolaborasi menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray.
Implementasi Model Pembelajaran Visual Auditori Kinestetik Di SD GMIT Tobu Nomeni, Eko P.E.; Tafuy, Ardi Y.; Nesimnasi, Sarce A.R; Sunbanu, Halani Felda
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 1 No. 12 (2024): Februari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v1i12.753

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilaksanaan oleh mahasiswa Instutut Pendidikan Soe (IPS) pada SD GMIT Tobu memiliki tujuan agar dapat meningkatkan minat siswa SD GMIT Tobu untuk hadir di sekolah, meningkatkan frekuensi belajar peserta didik SD GMIT Tobu, memberikan inspirasi kepada guru SD GMIT Tobu dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pelaksanaan PKM ini, metode yang digunakan adalah  tahapan persiapan dan tahapan pelaksanaan.  Penerapan model pembelajaran V-A-K yang dilakukan pada kegiatan PKM kali ini  terlaksana dengan baik di lokasi mitra dilihat dari antusiasme para peserta didik dalam mengikuti proses pembelajaran yang diterapkan sangat juga sangat tinggi, program PKM ini juga dapat memberi masukan yang postif bagi kepala sekolah dan para guru yang berada di SD GMIT Tobu sehingga memperbaiki kualitas pembelajaran terutama dalam pengimplementasian berbagai model pembelajaran yang akan di gunakan oleh guru. Melalui kegiatan PKM ini, mahasiswa Institut Pendidikan Soe (IPS) dilatih menjadi guru yang baik dan benar  serta siswa dapat mengembangkan keterampilan, wawasan dan pengetahuan yang dimilikinya.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOLABORASI SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TWO STAY TWO STRAY DI SEKOLAH DASAR Sunbanu, Halani Felda; Mawardi, Mawardi; Wardani, Krisma Widi
Jurnal Basicedu Vol. 3 No. 4 (2019)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v3i4.260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kerampilan kolaborasi pada siswa kelas 5 Sekolah Dasar dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray (TSTS). Pelaksannan penelitian di SD St Theresia Marsudirini 77 Salatiga pada kelas 5/ Semester 1 tahun pembelajaran 2019/2020. Ada dua siklus pelaksanaan dengan jumlah siswa 24 siswa. Rubrik penilaian Otentik yang digunakan sebagai pedoman penilaian keterampilan kolaborasi siswa. Penelitian menggunakan model pembelajaran Two Stay Two Stray pada pembelajaran Tema 1, Sub Tema 1, Pembelajaran 2 dan 4 tentang Organ Gerak Pada Hewan dan Manusia. Berdasarkan hasil observasi atau pra siklus dari 24 siswa di kelas 5  hanya 42% siswa yang dapat berkolaborasi secara baik, sedangkan 58% siswa masih kurang dalam berkolaborasi. Pada siklus pertama mengalami kenaikan menjadi menjadi 58% siswa meningkat dalam keterampilan kolaborasi dengan kategori sanggat mampu dalam berkolaborasi,30% siswa mampu dalam berkolaborsi sedangkan 12% siswa masih kurang mampu dalam berkolaborasi, pada siklus II mengalami peningkatan 84% siswa memenuhi indikator pencapaian keterampilan koaborasi sehingga dapat di kategorikan sangat mampu dalam berkolaborasi. Hal ini nampak pada perilaku siswa dimana siswa mengalami peningkatan pada berkolaborasi. Pada pra siklus siswa terlihat lebih memilih bekerja secara individu daripada berkolaborasi. Setelah penerapan model ini siswa sangat antusias dalam berkolaborasi. Hal ini menunjukann bahwa penelitian ini berhasil meningkatkan keterampilan siswa dalam berkolaborasi menggunakan model pembelajaran Kooperatif Two Stay Two Stray.
PENGUATAN LITERASI DIGITAL MAHASISWA MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN BLOG SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN MENULIS BAHASA INDONESIA Amelia, Nur; Sunbanu, Halani Felda; Fadhilah, Muhammad Arif
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1012

Abstract

Rendahnya kemampuan mahasiswa dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan akademik, khususnya dalam menulis Bahasa Indonesia, menjadi tantangan dalam era pendidikan saat ini. Mahasiswa umumnya hanya menggunakan media digital untuk kebutuhan komunikasi dan hiburan, sementara pemanfaatannya sebagai sarana literasi akademik masih terbatas. Kondisi tersebut mendorong perlunya strategi pembelajaran yang mampu memperkuat literasi digital sekaligus meningkatkan keterampilan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pelatihan pembuatan blog dalam meningkatkan literasi digital mahasiswa dan menjadikannya sebagai media pembelajaran menulis Bahasa Indonesia. Melalui pendekatan ini, blog diposisikan tidak hanya sebagai media publikasi, tetapi juga sebagai sarana berlatih menulis yang sesuai dengan kaidah akademik. Metode yang digunakan adalah quasi-experimental dengan desain pre-test dan post-test, melibatkan mahasiswa dari berbagai program studi. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan menulis, observasi kegiatan, serta angket motivasi belajar. Analisis data dilakukan dengan uji-t berpasangan untuk mengukur perbedaan sebelum dan sesudah pelatihan, serta analisis deskriptif kualitatif untuk mendukung interpretasi hasil. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan teknis mahasiswa dalam mengelola blog, kualitas tulisan yang dihasilkan, serta motivasi menulis yang lebih tinggi. Mahasiswa juga menunjukkan sikap kritis dalam memilih dan memverifikasi sumber informasi. Blog terbukti menjadi media yang fleksibel, akademis, sekaligus efektif dalam melatih keterampilan menulis di era digital. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pelatihan pembuatan blog berkontribusi nyata terhadap penguatan literasi digital mahasiswa. Implikasi praktis penelitian ini membuka peluang bagi dosen untuk mengintegrasikan blog ke dalam strategi pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi.