Budaya keselamatan pasien menjadi fondasi krusial dalam upaya mengelevasi kualitas layanan medis di lingkup rumah sakit. Kompetensi intelektual atau tingkat pengetahuan tenaga perawat diyakini menjadi faktor penentu yang memengaruhi kedisiplinan mereka dalam mengimplementasikan standar keselamatan tersebut. Tujuan dari riset ini adalah untuk mengidentifikasi korelasi antara pemahaman teoretis perawat dengan tingkat kepatuhan praktisnya dalam menjaga keamanan pasien. Penulisan ini menggunakan metodologi kuantitatif melalui pendekatan belah lintang (cross-sectional). Data dikumpulkan dari perawat di unit rawat inap yang dipilih menggunakan metode sampling total atau sampling aksidental. Pengukuran variabel dilakukan melalui instrumen kuesioner yang mencakup aspek kognitif dan perilaku keselamatan Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan uji Chi-Square atau korelasi Spearman, ditemukan hubungan bermakna secara signifikan antara wawasan perawat dengan perilaku patuh mereka (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa penguasaan materi yang mendalam secara linear berbanding lurus dengan peningkatan kepatuhan dalam menjalankan protokol keselamatan pasien.
Copyrights © 2026