Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Identifikasi Risiko Ergonomi dan Intervensi Berbasis K3 pada Pekerja Bank: Sebuah Model Praktis untuk Pencegahan Ergonomi di Lingkungan Kerja Perkantoran Andi Nadya Eka Putri; Nadia Muthia Hanifah Amrin; Muhammad Evendi Halulanga
An Idea Health Journal Vol 6 No 02 (2026)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ihj.v6i02.632

Abstract

Background: Banking employees are commonly exposed to hidden ergonomic hazards resulting from prolonged sitting, repetitive movements, and extensive computer use. These exposures contribute to musculoskeletal disorders (MSDs) and visual fatigue, posing risks to occupational health and productivity. Methods: A community-based intervention was conducted on 4 October 2025 at Bank in Makassar City, involving 20 participants. An andragogical training model was implemented through lectures, discussions, risk identification sessions, and hands-on demonstrations on workstation adjustment and micro-break techniques. Ergonomic complaints were qualitatively identified, and risk factors were mapped based on established ergonomic frameworks. Participants reported prevalent ergonomic-related symptoms, especially low back pain, neck–shoulder discomfort, and visual fatigue. Identified risk factors included static sitting postures, repetitive hand wrist movements, and suboptimal workstation design. The training improved participants' understanding of ergonomic risk factors and introduced practical OSH-based strategies, including workstation redesign, micro-break application, and posture correction. Result: These results align with global evidence on high MSDs prevalence among office and banking workers. Banking employees are at considerable risk of MSDs and visual strain due to prolonged computer use and poor workstation ergonomics. Conclusion: OSH-based ergonomic interventions, particularly engineering and administrative controls, are essential for reducing exposure and protecting worker health. Strengthened management commitment and ongoing ergonomic training are key to sustaining safe, productive banking environments.
Analisis Hubungan Pengetahuan dengan Kepatuhan Kader dalam Penerapan Budaya Keselamatan Pasien Pada Layanan Kesehatan Berbasis Komunitas Andi Nadya Eka Putri; Rismanudin Rismanudin; Muhammad Evendi Halulanga; Nadia Muthia Hanifah Amrin; Muhammad Iqbal
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.57708

Abstract

Budaya keselamatan pasien menjadi fondasi krusial dalam upaya mengelevasi kualitas layanan medis di lingkup rumah sakit. Kompetensi intelektual atau tingkat pengetahuan tenaga perawat diyakini menjadi faktor penentu yang memengaruhi kedisiplinan mereka dalam mengimplementasikan standar keselamatan tersebut. Tujuan dari riset ini adalah untuk mengidentifikasi korelasi antara pemahaman teoretis perawat dengan tingkat kepatuhan praktisnya dalam menjaga keamanan pasien. Penulisan ini menggunakan metodologi kuantitatif melalui pendekatan belah lintang (cross-sectional). Data dikumpulkan dari perawat di unit rawat inap yang dipilih menggunakan metode sampling total atau sampling aksidental. Pengukuran variabel dilakukan melalui instrumen kuesioner yang mencakup aspek kognitif dan perilaku keselamatan Berdasarkan hasil analisis statistik menggunakan uji Chi-Square atau korelasi Spearman, ditemukan hubungan bermakna secara signifikan antara wawasan perawat dengan perilaku patuh mereka (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa penguasaan materi yang mendalam secara linear berbanding lurus dengan peningkatan kepatuhan dalam menjalankan protokol keselamatan pasien.
PENINGKATAN PERILAKU AMAN MELALUI EDUKASI K3 PADA MASYARAKAT DI KECAMATAN KAHU KABUPATEN BONE Nadia Muthia Hanifah Amrin; Muhammad Evendi Halulanga; Cicci Chairunisa Mas&#039;um; Muhammad Fathur Rahman MT Hardjo; Andi Nadya Eka Putri
Jurnal Abdi Negeriku Vol 5, No 1 (2026): Jurnal Abdi Negeriku
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jan.v5i1.84083

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) adalah bidang studi yang digunakan untuk mencegah penyakit dan kecelakaan kerja. Konsep ini secara umum bertujuan untuk membuat tempat yang aman dan sehat bagi setiap orang yang melakukan aktivitas produktif untuk menjamin kesejahteraan fisik, mental, dan sosial. K3 awalnya lebih banyak digunakan di industri manufaktur formal, tetapi prinsip-prinsipnya tetap berlaku untuk semua jenis pekerjaan, termasuk pekerjaan yang dilakukan oleh masyarakat umum di sektor informal dan di lingkungan domestik. Pengabdian ini bertujuan untuk  meningkatkan kapasitas pengetahuan dan mengubah perilaku menggunakan edukasi K3 kepada masyarakat di Kecamatan kahu mengenai perilaku aman ditempat kerja serta mendorong terjadinya transisi perilaku dan tindakan tidak aman menjadi perilaku aman. Pelatihan diikuti oleh 35 peserta dan dilaksanakan dengan metode pelatihan yang dikemas dengan ceramah dan diskusi sehingga mitra lebih leluasa untuk mengungkapkan permasalahan yang dihadapi. Pelatihan dimaksudkan untuk memberikan edukasi K3 kepada masyarakat di Kecamatan Kahu tentang identfikasi bahaya di tempat kerja untuk mencegah kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan perilaku aman melalui edukasi K3 pada Masyarakat Di Kecamatan Kahu Kabupaten Bone dengan hasil yang signifikan (pengetahuan p-value 0,001) berkesimpulan bahwa edukasi K3 yang di lakukan efektif untuk meningkatkan pengetahuan dan Perilaku aman pada masyarakat di Kecamatan Kahu Kabupaten Bone
PENGARUH MEDIA LEAFLET TERHADAP PENGETAHUAN SIKAP TENTANG KELELAHAN KERJA PADA TENAGA KERJA BONGKAR MUAT Muhammad Evendi Halulanga; Andi Nadya Eka Putri; Nadia Muthia Hanifah Amrin
Ensiklopedia Research and Community Service Review Vol 5, No 2 (2026): Vol. 5 No. 2 Februari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/err.v5i2.3796

Abstract

Abstract: Fatigue at work is thought to be one of the causes of workplace accidents, so more focused attention is needed on the workforce to overcome this by encouraging adequate sleep, exercise, and a balanced diet. This research used a quantitative approach, employing a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test design. The study involved 22 participants who were loading and unloading workers. Research data was obtained through direct observation using questionnaires, then processed using SPSS and presented in the form of tables along with explanations.The results of the study show that educationusing leaflets as a method for OSH education obtained significant results in increasing knowledge (p=0.002) and attitudes (p=0.003) in controlling work fatigue in loading and unloading work.Keywords: Leaflets; knowledge; attitude; work fatigue.
Profitability Behind Safety: An Analysis of the Correlation between Investment in Personal Protective Equipment (PPE) and Operational Efficiency and Nursing Staff Productivity AR Hidayat; Rismanudin Rismanudin; Muhammad Evendi Halulanga; Suparman Suparman; Tomic Minzathu
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 2 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i2.1868

Abstract

The utilization of Personal Protective Equipment (PPE) is fundamental in safeguarding healthcare workers, particularly nurses, from pervasive biological and physical hazards. Despite its necessity, PPE expenditure is frequently mischaracterized as a mere operational cost rather than a strategic asset for organizational growth. Consequently. This study explores the direct correlation between PPE investment, operational efficiency, and nursing productivity. The primary objective is to determine how financial commitment to PPE optimizes work processes and elevates staff performance. Adopting a quantitative cross-sectional design, the research gathered data through structured surveys, direct observations, and comprehensive document reviews. The participant pool included frontline nurses, hospital administrators, and occupational safety and health (OSH) professionals. Statistical evaluation was conducted using correlation and regression analyses to identify significant trends. Findings reveal that robust PPE availability is positively linked to heightened efficiency, productivity, and superior service quality. Specifically, institutions providing adequate gear demonstrate lower absenteeism and more streamlined workflows due to a reduction in workplace accidents. Conversely, PPE shortages significantly elevate risks and degrade performance. Ultimately investing in PPE serves as a vital long-term strategy that protects personnel while ensuring organizational sustainability and overall excellence.
Gerakan Cegah Hipertensi melalui Pemeriksaan Tekanan Darah dan Konseling Kesehatan Rismanudin Rismanudin; Suparman Suparman; Indiriadi Indiriadi; Muhammad Evendi Halulanga; Ernawati Ernawati; Cicci Chairunisa Masum; Fani Fionita; Wahyuni Wahyuni; Wiwiek Hidayati Jaya
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 3 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v6i3.925

Abstract

Introduction: Hypertension is a major public health problem that often occurs without symptoms and may cause serious complications such as stroke, heart disease, and kidney failure. Low awareness of regular blood pressure monitoring contributes to delayed detection and treatment. Objective: This community service program aimed to improve public knowledge regarding hypertension, conduct early detection through blood pressure screening, and encourage healthy lifestyle practices. Method: The program used promotive, preventive, educational, and direct screening approaches among adults and older adults. Activities included registration, pre-test, blood pressure examination, health education, individual counseling, post-test, and program evaluation. Result: The program involved 65 participants consisting of 40 women and 25 men. Blood pressure examination showed that 43.1% had normal blood pressure, 30.8% were pre-hypertensive, and 26.1% had grade 1–2 hypertension. Participants demonstrated improved understanding of hypertension prevention and expressed willingness to adopt healthier lifestyles. Conclusion: Blood pressure screening and health counseling effectively improved early detection, knowledge, awareness, and healthy lifestyle behaviors related to hypertension prevention.