Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan akan penguatan spiritualitas dan karakter santri di tengah tantangan moral generasi muda Muslim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi proses pembentukan akhlak dan spiritualitas santri melalui program Takhassus hafalan Al-Qur’an dengan menggunakan perspektif teori Riyadhah Al-Nafs Al-Ghazali dan Tazkiyatun Nafs Ibn Qayyim Al-Jauziyyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Huffaz Lampung. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap kegiatan santri, sementara data sekunder dikumpulkan dari dokumen kurikulum, catatan kegiatan, dan laporan program. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Takhassus hafalan Al-Qur’an tidak hanya meningkatkan kemampuan kognitif santri dalam hafalan, tetapi juga membentuk kepribadian religius dan kesadaran spiritual melalui proses internalisasi nilai Qur’ani yang konsisten. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa program tahfiz merupakan bentuk pendidikan transformatif yang mengintegrasikan dimensi moral dan spiritual secara harmonis
Copyrights © 2025