Hadits tentang keutamaan ilmu dan ulama digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis pembinaan motivasi belajar dari sudut pandang hadits tarbawi. Kitab-kitab hadits berfungsi sebagai sumber primer dan buku dan jurnal pendidikan Islam berfungsi sebagai sumber sekunder dalam penelitian ini, yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif dalam studi pustaka. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan memperhatikan aspek makna teks, konteks (asbāb al-wurūd), dan kualitas sanad dan matan hadits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadits tentang keutamaan ilmu dan ulama mengandung nilai spiritual, moral, dan sosial. Nilai spiritual memandang menuntut ilmu sebagai ibadah yang memiliki nilai ukhrawi, nilai moral menekankan bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab untuk mengejar dan mengamalkan ilmu, dan nilai sosial menekankan peran ulama sebagai pewaris nabi yang membimbing masyarakat. Sistem motivasi belajar yang terdiri dari motivasi intrinsik dan ekstrinsik terdiri dari ketiga nilai tersebut. Akibatnya, hadits tarbawi harus dimasukkan ke dalam proses pendidikan melalui contoh guru, motivasi berbasis nilai, dan model pembelajaran integratif, kolaboratif, dan reflektif-spiritual. Metode ini tidak hanya meningkatkan keinginan siswa untuk belajar, tetapi juga mengajarkan mereka tentang iman dan tanggung jawab sosial mereka.
Copyrights © 2026