Ainal Ghani
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENDIDIKAN AKHLAK BERBASIS AL-QUR’AN: ANALISIS NILAI-NILAI MORAL DALAM PERSPEKTIF TAFSIR TARBAWI Ayub Kumalla; Burhanudin Khairi; Ainal Ghani; Muhammad Akmansyah; Amirudin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36711

Abstract

This study examines the values of moral education contained in the Qur’an as a fundamental guide for shaping human character. The research aims to describe the concept of moral education (akhlak), clarify its objectives, and analyze Qur’anic verses relevant to moral development, particularly QS. Ali Imran:159, QS. Al-Hujurat:11, and QS. An-Nisa:148. This study employs a qualitative library research method by analyzing classical and contemporary tafsir sources as well as references related to Islamic education. The findings reveal that moral education in the Qur’an emphasizes noble character, including compassion, gentleness, mutual respect, avoidance of mockery, and refraining from speaking ill of others. These values play a crucial role in shaping individuals who are pious, responsible, and socially ethical. Furthermore, the Qur’an highlights moral principles as the foundation of societal harmony, where strong moral character contributes to the rise of a community, while moral decay leads to its decline. The study concludes that moral education must be implemented consistently through family, schools, and society to develop holistic individuals with strong spiritual and social integrity.
Pengaruh Penerapan Kurikulum Merdeka dan Lingkungan Belajar terhadap Motivasi Belajar Peserta Didik di SMK Bina Latih Karya Gemilang Rahmatulloh; Ainal Ghani; Muhammad Mustofa; Era Octafiona; Ais Iti'ana
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.387

Abstract

Proses penerapan kurikulum baru terhambat karena kurikulum baru membutuhkan waktu yang lama untuk disesuaikan oleh dan peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh Penerapan Kurikulum Merdeka dan Lingkungan Belajar Terhadap Motivasi Belajar peserta didik di SMK Bina Latih Karya yang ada di kota iBandar Lampung dilaksanakan pada Desember 2024. Sampel penelitian ini berjumlah 50 peserta didik, dengan menggunakan teknik random sampling. Jienis penelitian yang digunakan Ex post facto, teknik pengumpulan yang dipakai data adalah kuesioner. Tieknik anialisis data yang digunakan dalam peneliitian inii adalah reigresi linier bierganda dengan ujii hipiotesis seperti Uji-t Test, Uji-F dan Kioefisien Deteirminasi (R2). Berdasarkan analiisis data yang dilakukan hasil yang didapat adalah Penerapan Kuirikulum Merdeka memiliki pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Motivasi belajar peserta didik di SMK Bina Latih Karya. Hal ini dibuktikan peroleh nilai penerapan kurikulum merdeka signifikansi 0,000<0,05. Ha diterima dan perolehan nilai signifikansi lingkungan belajar 0,027 <0,05. Ha diterima. Serta pengaruh antara penerapan kurikulum merdeka dan lingkungan belajar terhadap motivasi belajar peserta didik di SMK Binda Latih Karya berkontribusi sebesar 55,5% dan sisanya dipengaruhi faktor lainnya. Dampak penelitian ini dapat mendorong guru untuk lebih memahami pentingnya penerapan Kurikulum Merdeka secara optimal, terutama dalam memberikan ruang kebebasan belajar yang berdampak positif terhadap peningkatan motivasi siswa dan memperkuat teori motivasi belajar Maslow serta membuka ruang penelitian lainnya dengan pendekatan yang lebih komprehensif.  
Relevansi Tafsir Tarbawi dalam Pendidikan Agama Islam di Era Digital Ryan Radjendra; Silpa Silpa; Ainal Ghani; Guntur Cahaya Kesuma; A. Fatoni
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 4 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i4.582

Abstract

Perkembangan era digital membawa dampak signifikan terhadap pola pendidikan, termasuk dalam ranah Pendidikan Agama Islam (PAI). Salah satu pendekatan yang memiliki relevansi tinggi adalah tafsir tarbawi, yaitu tafsir Al-Qur’an dengan orientasi pendidikan yang menekankan nilai-nilai pedagogis, moral, dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi tafsir tarbawi dalam mengembangkan model pembelajaran PAI yang adaptif terhadap tantangan era digital, khususnya bagi Generasi Alpha yang sangat akrab dengan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari kitab-kitab tafsir tarbawi, sedangkan data sekunder berasal dari buku akademik, artikel jurnal, dan laporan penelitian yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui telaah literatur dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir tarbawi dapat dijadikan landasan dalam menyusun strategi pembelajaran PAI berbasis teknologi tanpa mengurangi nilai religiusitas dan spiritualitas. Integrasi tafsir tarbawi dengan media digital mampu memperkuat literasi digital religius, meningkatkan pemahaman keislaman, serta membentuk karakter religius Generasi Alpha. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan agar guru PAI mengintegrasikan nilai-nilai tafsir tarbawi ke dalam media pembelajaran digital secara sistematis melalui platform daring berbasis nilai Islam. Lembaga pendidikan juga disarankan untuk meningkatkan kompetensi digital guru melalui pelatihan teknopedagogi agar implementasi pembelajaran berbasis tafsir tarbawi menjadi lebih efektif dan menarik. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa integrasi tafsir tarbawi dan teknologi digital tidak hanya menjaga orisinalitas nilai Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan pendidikan religius di era Generasi Alpha.
Pembinaan Motivasi Belajar dalam Hadits Tarbawi: Studi Atas Hadits-Hadits tentang Keutamaan Ilmu dan Ulama Wildayah Musyafa; Muhammad Abdullah Sidiq; Ainal Ghani; Guntur Cahaya Kesuma; Amirudin Amirudin
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 8 No. 2 (2026): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v8i2.750

Abstract

Hadits tentang keutamaan ilmu dan ulama digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis pembinaan motivasi belajar dari sudut pandang hadits tarbawi. Kitab-kitab hadits berfungsi sebagai sumber primer dan buku dan jurnal pendidikan Islam berfungsi sebagai sumber sekunder dalam penelitian ini, yang dilakukan dengan pendekatan kualitatif dalam studi pustaka. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan analisis isi (content analysis) dengan memperhatikan aspek makna teks, konteks (asbāb al-wurūd), dan kualitas sanad dan matan hadits. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadits tentang keutamaan ilmu dan ulama mengandung nilai spiritual, moral, dan sosial. Nilai spiritual memandang menuntut ilmu sebagai ibadah yang memiliki nilai ukhrawi, nilai moral menekankan bahwa setiap orang memiliki tanggung jawab untuk mengejar dan mengamalkan ilmu, dan nilai sosial menekankan peran ulama sebagai pewaris nabi yang membimbing masyarakat. Sistem motivasi belajar yang terdiri dari motivasi intrinsik dan ekstrinsik terdiri dari ketiga nilai tersebut. Akibatnya, hadits tarbawi harus dimasukkan ke dalam proses pendidikan melalui contoh guru, motivasi berbasis nilai, dan model pembelajaran integratif, kolaboratif, dan reflektif-spiritual. Metode ini tidak hanya meningkatkan keinginan siswa untuk belajar, tetapi juga mengajarkan mereka tentang iman dan tanggung jawab sosial mereka.