Pengembangan program pelatihan mitigasi bencana gempa bumi dan perencanaan rumah sederhana tahan gempa ditujukan untuk memberi wawasan dan pemahaman kepada masyarakat tentang gempa dan dampak kerusakan yang ditimbulkan. Selain itu memberi pemahaman kepada masyarakat tentang perencanaan dan pelaksanaan pembangunan konstruksi rumah sederhana tahan gempa. Model pelatihan dilakukan dengan menerapkan metode ekspositori, brainstorming, dan simulasi, selain itu dengan menggunakan pendekatan pelatihan kontekstual. Dalam proses pelaksanaannya diarahkan pada pelibatan peserta pelatihan secara aktif berdasarkan pengalaman dan pemahaman awal peserta pelatihan. Peserta pelatihan merupakan perwakilan desa dan i bagian pembangunan desa, tokoh masyarakat dan masyarakat teknisi bangunan yang ada di wilayah kecamatan Lembang kabupaten Bandung Barat. Berdasarkan pengamatan terhadap keseluruhan proses pelatihan, pengamatan terhadap keterlibatan peserta pelatihan dan evaluasi pemahaman di awal dan akhir pelatihan, diperoleh gambaran bahwa tingkat pemahaman peserta pelatihan tentang kegempaan yang ditimbulkan gunung berapi (vulkanik) dan pergeseran atau patahan gempa bumi (tektonik) mengalami peningkatan pemahaman yang signifikan. Kemudian pada aspek perencanaan rumah terutama tentang pemahaman konstruksi bangunan tahan gempa dan pelaksanaan pembangunannya juga mengalami peningkatan, terutama claim kesadaran claim pembangunan rumah sesuai kaidah-kaidah konstruksi bangunan. Orientasi ke depan, peserta pelatihan juga dapat menyebarkan kembali pemahaman tentang gempa dan konstruksi bangunan tahan gempa bagi masyarakat yang ada di desa-desa binaan mereka. Untuk keberlanjutan program, maka diperlukan adanya pola pengabdian yang berkesinambungan dan menyebar ke wilayah-wilayah yang rawan timbulnya bahaya gempa terutama pada masyarakat yang ada di pedesaan di wilayah selatan Jawa Barat.
Copyrights © 2013