Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas strategi pendampingan dalam penyusunan modul ajar guna meningkatkan profesionalisme guru madrasah. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif dengan dukungan data kuantitatif dan kualitatif yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta angket terhadap 64 guru di MAN 1 Pasuruan. Strategi pendampingan dilaksanakan secara sistematis melalui lima tahapan, yaitu diagnostik, workshop, praktik terbimbing, coaching, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan guru dalam menyusun modul ajar, yang ditandai dengan kenaikan skor pemahaman dari rata-rata 56,3 menjadi 78,9 pada tahap workshop, serta peningkatan kualitas modul dari 72,4 menjadi 85,7 pada tahap coaching. Selain itu, sebanyak 87,5% guru mampu menghasilkan modul ajar dengan kategori sangat baik, dan 90,6% menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam menyusun perangkat pembelajaran. Temuan ini mengindikasikan bahwa pendampingan yang bersifat kolaboratif, kontekstual, dan berkelanjutan tidak hanya meningkatkan keterampilan teknis guru, tetapi juga memperkuat aspek reflektif dan komitmen profesional secara menyeluruh. Dengan demikian, strategi pendampingan ini terbukti efektif sebagai model pengembangan kapasitas guru madrasah yang adaptif terhadap tuntutan kurikulum dan dinamika pembelajaran modern.
Copyrights © 2025