Stres akademik merupakan salah satu permasalahan yang sering dialami mahasiswa akibat berbagai tuntutan dalam proses perkuliahan. Dalam perspektif pendidikan Islam, praktik ibadah dapat menjadi salah satu sumber kekuatan spiritual yang membantu individu menghadapi tekanan psikologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara intensitas ibadah dan stres akademik mahasiswa dalam perspektif coping spiritual dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain survei korelasional terhadap 30 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Data dikumpulkan melalui angket skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta korelasi Spearman Rank Correlation dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat dan signifikan dengan arah negatif antara intensitas ibadah dan stres akademik (r = -0,981; p < 0,05), yang berarti semakin tinggi intensitas ibadah maka semakin rendah tingkat stres akademik mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa praktik ibadah berpotensi menjadi salah satu bentuk coping spiritual yang berkaitan dengan pengelolaan stres akademik, khususnya pada konteks responden yang diteliti.
Copyrights © 2026