Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya efektivitas supervisi akademik yang cenderung bersifat administratif dan belum menyentuh dimensi nilai serta spiritualitas guru dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era teknologi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dan mengembangkan model supervisi akademik berbasis nilai ihsan serta menganalisis implementasi dan dampaknya terhadap peningkatan kualitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif dan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model supervisi akademik berbasis nilai ihsan mampu mengintegrasikan dimensi pedagogik, manajerial, teknologi, dan spiritual secara komprehensif. Implementasi model ini dilakukan melalui perencanaan berbasis kebutuhan, pelaksanaan kolaboratif berbasis teknologi, serta evaluasi reflektif yang humanis. Model ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, ditandai dengan meningkatnya kompetensi pedagogik guru, pemanfaatan teknologi secara inovatif, serta tumbuhnya kesadaran spiritual dan tanggung jawab profesional guru. Selain itu, supervisi berbasis nilai ihsan mampu mengubah paradigma supervisi dari kontrol administratif menjadi pembinaan yang reflektif, humanis, dan transformatif, sehingga menghasilkan pembelajaran yang lebih holistik mencakup aspek kognitif, afektif, dan spiritual.
Copyrights © 2026