Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan kecepatan pengadukan terhadap kapasitas dan efisiensi adsorpsi ion Fe(III) menggunakan biosorben dalam sistem batch. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan pendekatan kuantitatif. Variasi suhu yang digunakan adalah 30 °C, 40 °C, 50 °C, dan 60 °C, sedangkan kecepatan pengadukan divariasikan pada 30 rpm, 60 rpm, 90 rpm, dan 120 rpm. Konsentrasi awal larutan Fe(III) sebesar 500 mg/L dengan massa biosorben 1 gram dan volume larutan 0,05 L. Konsentrasi akhir ion logam Fe(III) setelah proses adsorpsi dianalisis secara kuantitatif menggunakan instrumen Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) untuk menghitung efisiensi dan kapasitas penyerapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan suhu memberikan pengaruh signifikan terhadap efisiensi adsorpsi, dari 82,92% pada suhu 30 °C menjadi 96,14% pada suhu 60 °C, dengan kapasitas adsorpsi maksimum sebesar 24,03 mg/g. Demikian pula, peningkatan kecepatan pengadukan dari 30 rpm ke 120 rpm meningkatkan efisiensi adsorpsi dari 77,50% menjadi 96,62% dan kapasitas adsorpsi dari 19,38 mg/g menjadi 24,16 mg/g. Suhu tinggi mempercepat difusi ion ke dalam pori biosorben, sedangkan pengadukan yang cepat meningkatkan perpindahan massa melalui pengurangan ketebalan lapisan film. Suhu optimum ditetapkan pada 60 °C dan kecepatan pengadukan optimum pada 120 rpm. Hasil ini menunjukkan pentingnya kontrol suhu dan pengadukan dalam proses adsorpsi untuk meningkatkan efisiensi penyerapan logam Fe(III).
Copyrights © 2026