Keterbatasan akses pembiayaan perbankan masih menjadi salah satu kendala yang dihadapi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama akibat rendahnya literasi keuangan dan lemahnya administrasi usaha. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan pelaku UMKM dalam mengakses pembiayaan perbankan di Desa Barisallo, Kabupaten Gowa. Metode yang digunakan adalah Capacity Building-Based Financial Access Model (CB-FAM) yang meliputi tahapan needs assessment, financial literacy strengthening, business feasibility coaching, dan outcome evaluation. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai produk pembiayaan perbankan, persyaratan pengajuan pembiayaan, pentingnya legalitas usaha, serta pencatatan keuangan sederhana. Kegiatan ini juga mendorong peningkatan kesiapan pelaku UMKM dalam memenuhi aspek kelayakan usaha yang dibutuhkan untuk memperoleh akses pembiayaan formal. Dengan demikian, pelatihan yang dilaksanakan mampu memperkuat kapasitas pelaku UMKM dalam mendukung pengembangan usaha yang lebih berkelanjutan.
Copyrights © 2026