Perkembangan teknologi dan musik modern menyebabkan berkurangnya pengenalan musik tradisional pada anak usia dini, sehingga diperlukan media pembelajaran yang mampu menstimulasi kecerdasan musikal sekaligus mengenalkan budaya lokal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan musik angklung terhadap peningkatan kecerdasan musikal anak usia dini, khususnya pada aspek mengikuti tempo, mengenali ritme, menyelaraskan bunyi, dan bermain musik secara berkelompok. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest–posttest yang melibatkan 14 anak kelompok B di taman kanak-kanak. Data dikumpulkan melalui observasi dan tes kinerja menggunakan instrumen kecerdasan musikal yang terdiri atas 10 indikator penilaian. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 17,00 meningkat menjadi 27,71 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,002 (<0,05), yang mengindikasikan adanya peningkatan kecerdasan musikal anak secara signifikan setelah perlakuan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan alat musik tradisional berbasis budaya lokal dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang mendukung stimulasi kecerdasan musikal anak usia dini secara kontekstual dan partisipatif.
Copyrights © 2026