Pembelajaran yang membosankran merupakan salah satu penyebab rendahnya motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan kontribbusi penerapan pendekatan pembelajaran deep learning terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu dan Budi Pekerti di SMA Negeri 6 Mataram. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan Kuantitatif Asosiatif dan metode Ex-Post Facto. Data penelitian diperoleh melalui angket, observasi, dan dokumentasi. Analisis data berbantuan SPSS 25.0 dilakukan untuk melakukan analisis deskriptif dan analisis inferensial yang meliputi uji prasyarat yaitu normalitas dan uji linearitas dan uji hipotesis. Populasi penelitian merupakan seluruh siswa Hindu kelas XII. Sampel yang digunakan yaitu kelas XII1-XII11 sejumlah 113 siswa. Hasil analisis data: nilai mean (rata-rata) untuk penerapan deep learning yaitu 116,11 pada kategori baik pada rentangan nilai range grade 92,5-120,25. Sedangkan hasil analisis nilai mean motivasi belajar siswa yaitu 79,55 pada kategori baik dalam rentangan nilai range grade 62,5-81,25. Hasil uji Spearman Rank menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara deep learning dan motivasi belajar. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,575 menunjukkan hubungan yang kuat dan bersifat positif (searah). Dengan demikian, Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa deep learning memiliki hubungan yang kuat dan searah dengan motivasi belajar.
Copyrights © 2026