Konsentrasi adalah pemusatan pikiran pada suatu hal dengan cara menyampingkan hal-hal yang tidak berhubungan Konsentrasi yang baik sangat penting dalam proses pembelajaran karena memungkinkan anak didik untuk menyerap informasi dengan lebih efektif dan mengingat informasi tersebut lebih lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ice breaking terhadap konsentrasi belajar anak usia 4–5 tahun di PAUD Ar-Rahman Desa Tanah Bekali Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen dan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 20 anak yang terdiri dari 10 anak kelas eksperimen dan 10 anak kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji t dengan bantuan SPSS 16.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor konsentrasi belajar anak pada kelas eksperimen meningkat dari 34,5 (pre-test) menjadi 52,8 (post-test). Sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 25,4 menjadi 42,5. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ice breaking berpengaruh signifikan terhadap peningkatan konsentrasi belajar anak usia 4–5 tahun di PAUD Ar-Rahman Desa Tanah Bekali Kabupaten Kuantan Singingi.
Copyrights © 2026