Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Ice Breaking Terhadap Kosentrasi Belajar Anak Usia 4-5 Tahun di PAUD Ar-Rahman Desa Tanah Bekali Kabupaten Kuantan Singingi Mardiyah Mardiyah; Herwina Herwina; Nopa Wilyanita
Journal of Citizen Research and Development Vol. 3 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v3i1.8170

Abstract

Konsentrasi adalah pemusatan pikiran pada suatu hal dengan cara menyampingkan hal-hal yang tidak berhubungan Konsentrasi yang baik sangat penting dalam proses pembelajaran karena memungkinkan anak didik untuk menyerap informasi dengan lebih efektif dan mengingat informasi tersebut lebih lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ice breaking terhadap konsentrasi belajar anak usia 4–5 tahun di PAUD Ar-Rahman Desa Tanah Bekali Kabupaten Kuantan Singingi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian quasi eksperimen dan desain nonequivalent control group design. Sampel penelitian berjumlah 20 anak yang terdiri dari 10 anak kelas eksperimen dan 10 anak kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan angket. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji hipotesis menggunakan uji t dengan bantuan SPSS 16.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor konsentrasi belajar anak pada kelas eksperimen meningkat dari 34,5 (pre-test) menjadi 52,8 (post-test). Sedangkan pada kelas kontrol meningkat dari 25,4 menjadi 42,5. Hasil uji t menunjukkan nilai signifikansi p < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ice breaking berpengaruh signifikan terhadap peningkatan konsentrasi belajar anak usia 4–5 tahun di PAUD Ar-Rahman Desa Tanah Bekali Kabupaten Kuantan Singingi.
Peran Guru dan Orang Tua Dalam Menanamkan Nilai Budi Pekerti pada Anak Usia 4-5 Tahun KB Raflesia di Kabupaten Kuantan Singingi Delvi Susanti; Herwina Herwina; Nova Wilyanita
AR-RUMMAN: Journal of Education and Learning Evaluation Vol. 3 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/arrumman.v3i1.8234

Abstract

Guru dan orang tua memegang peran krusial dalam menanamkan nilai budi pekerti pada anak usia dini. Guru bertindak sebagai pendidik, pembimbing, dan teladan di sekolah, sementara orang tua sebagai pendidik pertama yang membentuk kebiasaan di keluarga. Penanaman nilai ini dilakukan melalui keteladanan, pembiasaan, komunikasi positif, dan sinergi berkelanjutan antara sekolah dan keluarga untuk memastikan konsistensi dalam kehidupan anak. Penelitian ini menggali peran guru dan orang tua dalam menanamkan nilai budi pekerti pada anak KB Raflesia, Kabupaten Kuantan Singingi. Tujuannya adalah mengidentifikasi peran tersebut. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpul melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari subjek guru, orang tua, serta anak. Hasil menunjukkan guru menerapkan nilai melalui pembiasaan, keteladanan, nasihat, bermain bermakna, dan penguatan positif, mencakup sikap religius, kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, kepedulian sesama, dan lingkungan. Orang tua membimbing via kebiasaan rumah tangga, contoh positif, pengawasan, dan komunikasi hangat. Secara keseluruhan, sinergi guru dan orang tua esensial untuk penanaman nilai budi pekerti yang optimal dan berkelanjutan pada anak usia dini.
Meningkatkan Kemampuan Kognitif Bentuk Geometri Menggunakan Metode Make A Match Anak Usia 4- 5 Tahun di PAUD Ar-Rahman Desa Tanah Bekali Kabupaten Kuantan Singingi Nova Junita; Herwina Herwina; Rahmah Rahmah
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8161

Abstract

Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 4–5 tahun dalam mengenal bentuk geometri melalui metode Make A Match di PAUD Ar-Rahman Desa Tanah Bekali Kabupaten Kuantan Singingi. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri yang disebabkan oleh kurangnya minat dan keterlibatan anak dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang terdiri dari empat tahapan, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 16 anak usia 4–5 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Instrumen penelitian berupa lembar observasi kemampuan kognitif anak dan lembar observasi aktivitas guru dan anak. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan menggunakan kategori perkembangan BB, MB, BSH, dan BSB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Make A Match dapat meningkatkan kemampuan kognitif anak dalam mengenal bentuk geometri. Dengan demikian, metode Make A Match dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dan menyenangkan dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak usia dini.
Penanaman Sikap Disiplin Melalui Metode Time Out di PAUD Harapan Bunda Desa Pulau Tengah Kecamatan Pangean Kabupten Kuantan Singingi Fitria Harningsi; Herwina Herwina; Rahmah Rahmah
Journal of Management Education Social Sciences Information and Religion Vol. 3 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/mesir.v3i1.8162

Abstract

Guru memegang peran sentral dalam menanamkan sikap disiplin pada anak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter, dengan metode time out sebagai teknik utama berupa pemberian waktu jeda untuk menenangkan diri dan merefleksikan perilaku tidak sesuai. Pendekatan ini tidak hanya mengoreksi perilaku negatif, tetapi juga membangun kontrol diri dan tanggung jawab melalui pendampingan edukatif serta sinergi konsisten antara sekolah dan orang tua. Penelitian ini menggali implementasi metode time out dalam membentuk disiplin anak di PAUD Harapan Bunda, Desa Pulau Tengah, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Tujuannya adalah mengidentifikasi proses penerapan metode tersebut dan faktor-faktor pengaruhnya. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpul melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari kepala sekolah, guru, serta anak. Hasil menunjukkan guru menerapkan time out secara terstruktur: pemberian peringatan, penempatan di area tenang, diikuti bimbingan dan kasih sayang. Indikator disiplin yang terbentuk meliputi kepatuhan aturan kelas, pengendalian emosi, dan tanggung jawab tugas. Faktor pendukung mencakup keteladanan guru, lingkungan nyaman, serta komunikasi efektif. Penghambat meliputi inkonsistensi pola asuh keluarga, pengaruh lingkungan luar sekolah, dan pemahaman terbatas orang tua terhadap metode ini. Secara keseluruhan, penerapan time out yang konsisten dan penuh empati terbukti efektif membentuk disiplin positif pada anak usia dini.