Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya perundungan dan pergaulan bebas melalui model sosialisasi partisipatif berbasis peer-mediated intervention yang melibatkan mahasiswa KKN sebagai fasilitator, termasuk mantan korban perundungan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan pre-test dan post-test serta observasi partisipatif. Kegiatan diikuti siswa SMPN 21 Kota Ambon kelas VII–IX dan dilaksanakan dalam tahap koordinasi, pelatihan fasilitator, pelaksanaan sosialisasi (ceramah interaktif, diskusi kelompok, ice breaking, role play dan sharing pengalaman), serta evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang signifikan dari rata-rata 29,2% pada pre-test menjadi 86,6% pada post-test. Indikator dengan peningkatan tertinggi bentuk perundungan (dari 28% menjadi 92%) dan refleksi sharing pengalaman korban (dari 40% menjadi 94%). Keberanian menolak ajakan negatif meningkat dari 45% menjadi 90%. Pendekatan sosialisasi berbasis pengalaman langsung dan fasilitasi teman sebaya terbukti efektif meningkatkan literasi, kesadaran dan kesiapan siswa menjadi agen antiperundungan serta menjauhi pergaulan bebas.
Copyrights © 2026