Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Strategi Pemberdayaan Perempuan Melalui UMKM Berbasis Ketersediaan Potensi Lokal di Desa Negeri Lama Hendri Dony Hahury; Muspida Muspida; Jeane B. Nikijuluw; Jopie Tamtelahitu; Dientje Rumerung; Hermi Oppier
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.8008

Abstract

Women are often viewed solely as domestic workers responsible for taking care of household needs and requirements. Yet, women have the opportunity to find employment and earn income, thus ensuring the sustainability of household livelihoods. In a microeconomic context, income inequality exists between women and men in various countries, both developing and developed. This income inequality can be addressed by optimizing the local potential of each region through MSMEs. This reality is further complicated when faced with the geographical location of archipelagic regions that possess unique natural resource potential for development, yet many residents live below the poverty line. The solution to empowering women through MSMEs based on local potential involves fostering awareness of women's potential, strategies for overcoming inhibiting stereotypes, strategies for overcoming psychological barriers, and empowering women to run their businesses.
Sosialisasi Bahaya Perundungan dan Pergaulan Bebas Berbasis Peer Mediated Intervention Bagi Remaja di Lingkungan Sekolah Prince Gugu Alam; Nasya Nasyila Sugiarto; Hendri Dony Hahury; Hermi Oppier; Dientje Rumerung; Teddy Christianto Leasiwal; Steven Siaila; Muspida Muspida; Amelia Josivien Viotty Radianto
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 2 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (Juni 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i2.9600

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya perundungan dan pergaulan bebas melalui model sosialisasi partisipatif berbasis peer-mediated intervention yang melibatkan mahasiswa KKN sebagai fasilitator, termasuk mantan korban perundungan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) dengan pendekatan pre-test dan post-test serta observasi partisipatif. Kegiatan diikuti siswa SMPN 21 Kota Ambon kelas VII–IX dan dilaksanakan dalam tahap koordinasi, pelatihan fasilitator, pelaksanaan sosialisasi (ceramah interaktif, diskusi kelompok, ice breaking, role play dan sharing pengalaman), serta evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang signifikan dari rata-rata 29,2% pada pre-test menjadi 86,6% pada post-test. Indikator dengan peningkatan tertinggi bentuk perundungan (dari 28% menjadi 92%) dan refleksi sharing pengalaman korban (dari 40% menjadi 94%). Keberanian menolak ajakan negatif meningkat dari 45% menjadi 90%. Pendekatan sosialisasi berbasis pengalaman langsung dan fasilitasi teman sebaya terbukti efektif meningkatkan literasi, kesadaran dan kesiapan siswa menjadi agen antiperundungan serta menjauhi pergaulan bebas.
Sosialisasi Legalitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Bagi Perempuan Pelaku Usaha di Dusun Pelita Jaya, Kabupaten Seram Bagian Barat Hermi Oppier; Hendri Dony Hahury; Teddy Ch. Leasiwal; Muspida Muspida
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 6 No 3 (2026): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2026)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v6i3.10880

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran perempuan pelaku UMKM di Dusun Pelita Jaya, Desa Eti, Kabupaten Seram Bagian Barat tentang pentingnya legalitas usaha melalui sosialisasi Nomor Induk Berusaha (NIB). Permasalahan yang dihadapi oleh perempuan pelaku UMKM di Dusun Pelita Jaya bersifat multidimensional dan sistemik, berakar pada terperangkapnya mereka dalam paradigma usaha informal yang menganggap legalitas sebagai beban administratif. Hal ini berakibat potensi sumber daya alam yang melimpah, seperti perikanan, budidaya rumput laut, hingga pengolahan hasil hutan seperti kayu putih dan enau, tidak mampu membawa kesejahteraan berkelanjutan. Metode kegiatan berupa sosialisasi dan pendampingan langsung yang dipandu oleh narasumber dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), dengan materi mencakup pengertian dan fungsi Nomor Induk Berusaha (NIB), manfaat legalitas untuk akses permodalan dan bantuan pemerintah, prosedur pendaftaran melalui sistem OSS-RBA. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya pergeseran paradigma peserta yang memandang legalitas sebagai beban menjadi aset strategis usaha, menjadi kesadaran bahwa Nomor Induk Berusaha (NIB) merupakan aset strategis serta berhasil didaftarkannya 7 NIB secara mandiri pada hari pelaksanaan. Rekomendasi kegiatan adalah perlunya pendampingan berkelanjutan dan pembentukan kelompok usaha untuk memantau kemajuan perizinan peserta.