Teori Modal Manusia (Human Capital Theory/HCT) telah lama diakui sebagai kerangka dasar dalam menjelaskan kinerja perusahaan melalui investasi pada pengetahuan, keterampilan, dan kapabilitas tenaga kerja. Meskipun penelitian empiris mengenai modal manusia telah berkembang luas, evolusi intelektual, struktur tematik, serta diversifikasi konteks kajian ini masih bersifat terfragmentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengisi kesenjangan tersebut dengan melakukan analisis bibliometrik selama 15 tahun (2010–2025) terhadap 407 artikel jurnal terindeks Scopus menggunakan perangkat VOSviewer dan Bibliometrix. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan publikasi yang signifikan, terutama setelah tahun 2021, yang mencerminkan perhatian akademik baru seiring transformasi digital dan restrukturisasi ekonomi pascapandemi. Analisis co-occurrence mengidentifikasi tiga klaster tema dominan: (1) keterkaitan modal manusia dengan kinerja perusahaan, (2) integrasi strategis dengan intellectual capital, absorptive capacity, dan inovasi, serta (3) penerapan sektoral dan kontekstual dalam manufaktur, UKM, dan negara berkembang. Temuan ini menegaskan bahwa riset modal manusia telah berkembang dari paradigma produktivitas menuju kerangka multidimensi yang mencakup kapabilitas dinamis dan perspektif keberlanjutan. Secara geografis, China dan Amerika Serikat menjadi kontributor utama, sementara negara berkembang semakin aktif berpartisipasi. Studi ini memberikan sintesis terstruktur serta arah penelitian baru bagi akademisi, manajer, dan pembuat kebijakan dalam memperkuat investasi strategis modal manusia.
Copyrights © 2026